detikcom
Minggu, 15/07/2012 22:27 WIB

Polisi Bersiaga Pasca Bentrok PP dan IPK di Medan

Khairul Ikhwan - detikNews
Jakarta - Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara menyiagakan dua pleton personel Brimob dan satu unit Baraccuda pasca bentrokan Pemuda Pancasila (PP) dan Ikatan Pemuda Karya (IPK) di Jalan Sekip Medan. Polisi bersiaga untuk mencegah bentrok susulan.

Berdasarkan pantauan, Minggu (15/7/2012) malam, kedua kubu terlihat masih berkumpul di dua kawasan terpisah. Anggota PP berkumpul di kawasan Jalan Sei Deli Medan. Sementara anggota IPK terkonsentrasi di kantor pusat IPK kawasan Jalan Sekip.

Salah seorang warga, Herry mengatakan, suasana masih mencekam pasca bentrokan. Warga di sekitar lokasi bentrokan, membatasi diri beraktivitas di luar rumah.

"Mungkin takut terkena dampak kalau bentrok susulan terjadi," sebut Herry.

Bentrokan antara anggota PP dan IPK Minggu sore sekitar pukul 15.00 WIB membuat beberapa orang terluka, dan salah satunya dirawat di Rumah Sakit Umum (RSU) Materna, Medan. Selain itu, satu unit sepedamotor Handa Vario juga dibakar.

Bentrokan dipicu masalah pelantikan PP Ranting Sei Putih yang dihadiri Ketua PP Medan, Boyke Turangan. Diduga karena ada terprovokasi akibat gangguan, kemudian massa PP menyerang kantor pusat IPK yang berlokasi sekitar 200 meter dari lokasi pelantikan.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(rul/fdn)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Pilkada via DPRD Potensi Korupsinya Lebih Tinggi!

DPR hari ini akan mengesahkan RUU Pilkada yang salah satunya akan menentukan apakah pemilihan kepala daerah akan tetap dilakukan secara langsung atau dikembalikan ke DPRD. KPK berpandangan, Pilkada lewat DPRD justru potensi korupsinya lebih tinggi. Bila Anda setuju dengan KPK, pilih Pro!
Pro
58%
Kontra
42%