Detik.com News
Detik.com
Minggu, 15/07/2012 19:10 WIB

Pemuda Pancasila dan IPK Bentrok di Medan, 1 Motor Dibakar

Khairul Ikhwan - detikNews
Pemuda Pancasila dan IPK Bentrok di Medan, 1 Motor Dibakar
Medan, - Bentrokan terjadi antara anggota Pemuda Pancasila dan Ikatan Pemuda Karya (IPK) di Medan, Minggu (15/7/2012). Satu orang dilaporkan terluka dan satu unit sepeda motor dibakar dalam kejadian ini.

Bentrokan itu terjadi di Jl. Sekip, Kelurahan Sei Putih Timur, Kecamatan Medan Baru, Medan, sekitar pukul 15.00 WIB. Pemicunya soal pelantikan PP Ranting Sei Putih Timur yang dihadiri Ketua PP Medan Boyke Turangan. Lokasi pelantikan itu berjarak sekitar 200 meter dari kantor DPP IPK.

Ternyata sejumlah undangan berseragam PP yang mau datang ke acara dilempari. Kemudian, massa PP dari lokasi acara kemudian menyerang ke kantor IPK. Saling serang dan lempar batu terjadi.

Dalam kejadian ini beberapa orang dilaporkan luka, tapi hanya satu yang dirawat di RS Materna. Satu unit Honda Vario warna BK 6922 AAB juga ikut dibakar dalam kejadian ini.

Bentrokan mereda setelah polisi datang ke lokasi. Massa PP kembali ke areal pelantikan, sementara massa IPK bertahan di lokasi. Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Utara (Sumut) Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro segera datang ke lokasi. Tak lama kemudian kendaraan taktis Barracuda dari Satuan Brimob Sumut tiba di lokasi.

"Saya minta kedua pelah pihak untuk membubarkan diri. Percayakan masalah ini kepada kepolisian," kata Kapolda Wisjnu.

Sekitar pukul 17.30 keadaan sudah relatif aman. Namun di beberapa tempat tak jauh dari lokasi, konsentrasi massa kedua organisasi masih terlihat.


(rul/ahy)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%