detikcom
Minggu, 15/07/2012 17:06 WIB

Duh! 40 Ribuan Koperasi di Indonesia Mati Suri

mbr - detikNews
Jakarta - Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM), Syarif Hasan, memaparkan sekitar 20 persen dari 192.433 koperasi yang ada di Indonesia saat ini dalam kondisi mati suri. Tetapi koperasi berbasis syariah mengalami pertumbuhan pesat dalam kurun 2 hingga 3 tahun terakhir.

"Dari 192.433 koperasi yang tersebar di Indonesia, 20 persen diantaranya saat ini dalam kondisi mati suri. Namun kondisi tersebut tidak banyak mempengaruhi pertumbuhan perekonomian secara nasional," ujar Syarif Hasan saat menghadir International Islamic Financial Inclusion Summit (IIFIS) di Solo, Minggu (15/7/2012).

Menurut Syarif, Terlepas dari kondisi tersebut, ada kondisi lain yang cukup menggembirakan. Hal itu adalah menjamurnya koperasi berbasis syariah yang tumbuh pesat dalam kurun waktu 2 hingga 3 tahun terakhir. Bahkan ada kecenderungan koperasi syariah menjadi primadona bagi pergerakan koperasi di Indonesia.

Pertumbuhan pesat koperasi syariah itu, lanjutnya, tidak lepas dari banyaknya pesantren yang turut membantu berdirinya koperasi-koperasi syariah di berbagai daerah. Karena itulah koperasi berbasis syariah bisa berkembang cepat hingga daerah-daerah pelosok dan menyebar secara merata.

"Tidak hanya di wilayah bagian barat Indonesia saja, tetapi juga di wilayah-wilayah timur Indonesia, termasuk pedalaman Papua dan Maluku. Hal itu sangat membantu berkembangannya ekonomi di daerah pedalaman Indonesia Timur yang secara makro masih sangat perlu mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah. Terutama wilayah NTT, Papua dan Papua Barat, karena karakter wilayahnya yang sangat berbeda," beber Syarif.

(mbr/asp)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS

    PKS melakukan perlawanan ke KPK dengan akan melaporkan penyidik KPK ke Mabes Polri. Menurut konsultan politik Dimas Oky Nugroho dari Akar Rumput Strategic Political Consulting, aksi PKS ini justru akan menjadi bumerang, kehilangan simpati publik. Lebih baik, PKS tak ikut campur dalam kasus Luthfi Hasan Ishaaq. PKS bisa mencontoh partai lainnya bila berhadapan dengan KPK dengan melakukan pembersihan internal. Bila Anda setuju dengan pernyataan Dimas Oky Nugroho, pilih Pro!
    Pro
    46%
    Kontra
    54%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel