Pemimpin Sudan dan Sudan Selatan bertemu
Presiden Sudan Omar al-Basr (kiri) menjabat tangan Presiden Sudan Selatan Salva Kiir saat bertemu di Addis Ababa.
Pemimpin Sudan Selatan dan Sudan untuk pertama kalinya bertemu sejak terjadinya pertikaian perbatasan yang hampir membawa dua negara terlibat konflik terbuka pada April lalu.
Pertemuan antara Presiden Sudan Selatan Salva Kiir dengan Presiden Sudan Omar al-Basr itu berlangsung pada Sabtu (14/07) kemarin di sela-sela acara KTT Uni Afrika yang berlangsung di ibu kota Ethiopia, Addis Ababa.
Sudan Selatan sendiri merupakan negara yang baru berdiri setelah memisahkan diri dari Sudan pada akhir Agustus lalu.
Lepasnya Sudan Selatan belakangan memunculkan sejumlah persoalan karena beberapa hal masih belum selesai diputuskan diantara kedua negara seperti soal perbatasan yang berpotensi memicu konflik bersenjata.
Selain itu persoalan lainnya adalah klaim soal keberadaan ladang minyak, pembiayaan transportasi dan pembagian penyelesaian utang nasional yang harus mereka tanggung.
PBB sendiri telah memberikan waktu kepada kedua negara itu untuk menyelesaikan persoalan mereka paling lambat pada 2 Agustus mendatang.
Harapan baik
Hingga saat ini masih belum jelas topik pembicaraan apa yang menjadi fokus pertemuan kedua pemimpin bertetangga tersebut.Namun keduanya tampak terlihat bersalaman di depan publik untuk pertama kalinya setelah pertemuan itu selesai.
Pembicaraan terakhir yang dilakukan oleh kedua pemimpin itu terjadi pada KTT Uni Afrika sebelumnya yang berlangsung pada Januari lalu.
Dalam pertemuan tingkat tinggi kali ini, Uni Afrika mendesak pemerintah di Khartoum dan Juba bisa menyelesaikan perbedaan pandangan mereka terkait sengketa pengelolaan ladang minyak dan perbatasan sebelum mencapai tenggat waktu yang ditetapkan oleh PBB.
PBB menawarkan opsi penyelesaian mandiri kepada kedua negara untuk berdialog menyelesaikan persoalan mereka selama tiga bulan setelah sebelumnya Sudan Selatan dan Sudan hampir terlibat perang terbuka pada April lalu karena bersengketa soal hak pengelolaan kawasan ladang minyak di Heglig.
Pertemuan kedua pemimpin pada Sabtu kemarin memang tidak akan menghasilkan sesuatu dalam waktu dekat ini namun setidaknya pertemuan itu telah menunjukan mereka ikut merasakan tekanan untuk menyelesaikan sengketa kedua negara.
(bbc/bbc)
-
Rabu, 19/06/2013 18:51 WIB
Isotop Beracun Ditemukan Dalam Air Tanah di Seputar PLTN Fukushima
-
Rabu, 19/06/2013 16:51 WIB
Penundaan perundingan Afghanistan-AS
-
Rabu, 19/06/2013 14:55 WIB
Teater di London Suguhkan Pertunjukan dalam Kegelapan
-
Rabu, 19/06/2013 11:59 WIB
Shah Rukh Khan Diduga Langgar Larangan USG
-
Rabu, 19/06/2013 11:51 WIB
Chrysler akan menarik 2,7 juta Jeep
-
Kamis, 20/06/2013 03:20 WIB
Polisi Tetapkan 44 Tersangka dan 19 DPO dalam Kasus Perusakan KFC Medan
-
Kamis, 20/06/2013 00:40 WIB
Kabut Asap Bawa Berkah Bagi Sopir Taksi Singapura
-
Kamis, 20/06/2013 01:37 WIB
Enggan Naikkan Tarif Pasca BBM Naik, Pengusaha Angkot Minta Subsidi
-
Kamis, 20/06/2013 00:16 WIB
Gantikan Bajaj Butut, Pemprov DKI Siapkan Bajaj Listrik Swedia
-
Kamis, 20/06/2013 03:48 WIB
Deddy Mizwar Ingin Gulirkan Kredit Untuk Seniman
-
Kamis, 20/06/2013 01:16 WIB
Ketua FPD MPR: SBY Belum Tentu Setujui 3 Menteri PKS Disuruh Mundur
-
Kamis, 20/06/2013 04:03 WIB
Dituduh Maling oleh Mantan Kekasih, WN Australia Dituntut 7 Tahun Bui
-
Rabu, 19/06/2013 16:42 WIB
Jokowi Soal Kopaja: Ini Mobil atau Gerobak? Ngeremnya Pakai Doa
-
423 Komentar
-
356 Komentar
-
230 Komentar
-
205 Komentar
-
201 Komentar
-
195 Komentar
-
183 Komentar
-
178 Komentar
-
Rabu, 19/06/2013 14:22 WIB
Penerus Mega di PDIP
Effendi Simbolon Buka-bukaan Soal Prospek Politik Prananda dan Puan
Prananda dan Puan Maharani disebut-sebut disiapkan menjadi penerus tahta Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Anak kedua Mega, Prananda (43), diyakini sebagia pembawa ideologi kakeknya, Bung Karno.
Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019
-
Rabu, 19/06/2013 21:17 WIB
Canda SBY untuk Para Capres 2014
-
Rabu, 19/06/2013 20:45 WIB
Pak Jokowi, Penjaga Pintu Air Belum Terima Gaji 3 Bulan
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks

.gif)
Mudik selalu dirindukan bagi setiap perantau. Tak terkecuali bagi Dirjen Perhubungan Darat Soeroyo Alimoeso. Beliau curhat tentang dirinya yang tidak pernah mudik dan susahnya mengatur pemudik.
Giatnya Pemerintah memperjuangkan munculnya regulasi (Peraturan Menteri Perindustrian) tentang Low Cost and Green Car (LCGC) bersama-sama DPR-RI membuktikan bahwa Pemerintah sekarang tidak pro angkutan umum.
