Sabtu, 14/07/2012 15:00 WIB
Helm Inline Yamaha dengan Motor
Warna hijau menjadi variasi terbaru helm Yamaha setelah sebelumnya lebih sering menyediakan helm warna merah, hitam, biru dan putih. Warna hijau seperti halnya emas dan putih sering muncul tahun ini pada produk otomotif. Pemilihan warna termasuk strategi memikat konsumen sehingga diterapkan Yamaha. Dengan helm yang inline dengan motor, terbukti Yamaha sudah berhasil menarik konsumen. Paling menonjol baru-baru ini di arena Pekan Raya Jakarta (PRJ) dimana pada dua minggu penjualan pertama saja helm (tidak termasuk helm All New Jupiter Z1) menjadi asesoris paling laris yang dibeli konsumen. Penjualan helm memberikan pemasukan lebih dari 200 juta rupiah atau 1.000 pieces terjual yang artinya ada kenaikan 250 persen dibandingkan periode sama di PRJ tahun lalu.
Untuk kian mempertegas ciri khas All New Jupiter Z1, grafis helm mengikuti grafis All New Jupiter Z1 yang bertemakan gold metal dragon heart (naga emas dari emas yang tengah mencakar). Naga emas metal ini diibaratkan seperti naga robot yang dihidupkan teknologi Fuel Injection yang canggih dan futuristik. Yamaha mengambil elemen material metal untuk memperkuat kesan canggih modern. Harga helm All New Jupiter Z1 Rp 225.000 unit dan target produksinya 1.000 pieces per bulan.
Sebelum helm All New Jupiter Z muncul, di tahun ini Yamaha menghadirkan helm-helm artistik dan inline lainnya dengan produk-produk barunya. Sebut saja Mio J dibagi dalam dua kelompok yang berwarna solid tanpa graf
(adv/adv)
Baca Juga
Twitter Recommendation
-
Rieke: BBM Naik, Upah Buruh Juga Harus Naik 30 Persen
1,457 share this. -
Polisi Amankan 30 Pendemo Anarkis di Medan
773 share this. -
Pengacara Australia Belajar Islam di Indonesia
735 share this. -
Membangkang dari Koalisi, PKS Seharusnya Malu dan Tarik Tifatul Cs
728 share this. -
PKS Tolak Kenaikan BBM, PD: SBY Mestinya Copot Tifatul Cs
713 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Advertorial Lainnya
Indeks Advertorial ยป
-
Jumat, 17/05/2013 07:00 WIB
Siap-siap Palembang, Jembatan Ampera Akan Punya Wajah Baru
-
Kamis, 16/05/2013 01:00 WIB
Mudahnya Transfer Online Ke Berbagai Bank dengan mandiri mobile
-
Rabu, 15/05/2013 01:00 WIB
Cara Mudah Dapatkan Manfaat Buah
-
Selasa, 14/05/2013 01:00 WIB
Kata Siapa Lensa Kontak Itu Gak Nyaman?
-
Selasa, 18/06/2013 11:35 WIB
Ini Wujud Restoran yang Berantakan karena Dirusak Mahasiswa Anti BBM Naik
-
Selasa, 18/06/2013 10:41 WIB
5 Aksi Jokowi-Ahok Taklukkan Rob Ancol
-
Selasa, 18/06/2013 11:47 WIB
Saran Penumpang Pesawat: Jangan Taruh Barang Berharga di Bagasi!
-
Selasa, 18/06/2013 12:05 WIB
Haji Darip dari Klender, Tokoh Betawi yang Bikin Belanda Keder
-
Selasa, 18/06/2013 10:28 WIB
FPKS Bantah Tudingan Tifatul Selewengkan Instruksi Majelis Syuro
-
Selasa, 18/06/2013 11:54 WIB
Gubernur NTB Talak Istrinya ke Pengadilan Agama Jaksel
-
Selasa, 18/06/2013 12:02 WIB
Golkar: Beranikah SBY Copot Menteri PKS?
-
Selasa, 18/06/2013 11:25 WIB
Kapok Tasnya Dirusak di Bandara, Alida Bungkus Kopernya dengan Plastik
-
523 Komentar
-
422 Komentar
-
363 Komentar
-
280 Komentar
-
220 Komentar
-
213 Komentar
-
206 Komentar
-
194 Komentar
-
Senin, 17/06/2013 18:39 WIB
Dirjen KA Tundjung Inderawan Bicara Mental Penumpang dan Seramnya MRT Subway
Seraya membangun infrastruktur seperti stasiun dan rel kereta api, Kemenhub juga mengkhawatirkan mental penumpang kereta yang belum tertib. Apalagi, teknologi maju kereta bawah tanah bakal dibangun di Jakarta. Kekhawatiran timbul bila perilaku penumpang KA masih timpang dengan teknologi transportasi.
ProKontra
Index »
Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019
Pro
Kontra
MustRead
close
-
Selasa, 18/06/2013 09:23 WIB
Bangku Taman Siap Hiasi Kawasan Sudirman-Thamrin di HUT Jakarta ke-486
-
Selasa, 18/06/2013 09:13 WIB
3 Gaya Lepas Kangen Fathanah-Sefti di Bui KPK
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer


_10.gif)





_5.gif)





_3.gif)

Mudik selalu dirindukan bagi setiap perantau. Tak terkecuali bagi Dirjen Perhubungan Darat Soeroyo Alimoeso. Beliau curhat tentang dirinya yang tidak pernah mudik dan susahnya mengatur pemudik.
Giatnya Pemerintah memperjuangkan munculnya regulasi (Peraturan Menteri Perindustrian) tentang Low Cost and Green Car (LCGC) bersama-sama DPR-RI membuktikan bahwa Pemerintah sekarang tidak pro angkutan umum.


