Sabtu, 14/07/2012 11:07 WIB
Taksi Porsche & Ferrari di Jakarta, Beneran atau Cuma Trik Marketing?
Akun twitter MM Cab, @mm_cab mulai mencuit tanggal 2 April 2012. Cuitan mulai mengalir saat masuk bulan Juli 2012.
"Dengan armada mewah milik #mmcab, Anda dapat pergi ke mana pun tujuan Anda di Jakarta, dengan tarif lebih rendah daripada taksi pada umumnya," demikian cuitan akun tersebut pada 9 Juli 2012.
Apalagi, akun twitter tersebut bolak-balik menjawab bila sudah beroperasi akan menggunakan tarif bawah.
"Klarifikasi, tarif kami menggunakan tarif bawah. :-)" demikian salah satu cuit akun tersebut pada 10 Juli 2012.
Mungkinkah dengan armada yang seharga miliaran rupiah, mungkinkah tarifnya lebih rendah dari pada taksi pada umumnya? Bagaimana perawatan taksi ini? Apakah dari sehari 'narik' bisa menutupi biaya operasionalnya? VP Sales and Marketing PT Eurokars Artha Utama, Yudy W Widodo pun menambahkan untuk melakukan perawatan Porsche terbilang tidak terlalu mahal.
"Kalau untuk perawatan tidak terlalu mahal, hanya Rp 4-5 juta untuk ganti oli per 5.000 km. Dan kalau kendaraannya jarang dipakai ganti olinya bisa setahun sekali kali tuh mobil," jawab Yudy W Widodo kepada detikOto.
Apalagi, pengguna-pengguna pertama taksi itu adalah selebritis twitter, yang kemudian foto dengan taksi itu dan mengirimkannya ke akun twitter mereka. Mungkinkah hal ini untuk mendapatkan efek buzzer dari word of mouth?
Menurut Indah Lestari dari EO Activision mengatakan bagi warga yang masih penasaran dengan MM Cab, segera kunjungi lobi Plaza EX pada tanggal 18 Juli mendatang. Pihak perusahaan akan membocorkan segala sesuatunya soal MM Cab.
"Saya enggak bisa ngomong banyak. Nanti saja kunjungi lobi Plaza EX 18 Juli, kita akan mengumumkan semuanya, termasuk maksud dari tujuan taksi ini," ujar Indah.
Dinas Perhubungan DKI Jakarta ketika dikonfirmasi mengatakan, taksi itu belum ada izinnya. Karena tak berizin tersebut, taksi mewah ini digolongkan sebagai angkutan liar.
"Belum ada izin dan belum melaporkan izin operasi," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono saat berbincang dengan detikcom, Jumat (13/7/2012).
Dilihat dari situsnya, MM Cab memiliki situs mmhidupituindah.com, dengan deskripsi 'Mmcab adalah sebuah perusahaan transportasi dengan layanan transportasi prima yang sesuai dengan gaya hidup kota besar. Aman, terpercaya, dapat diandalkan dan berkelas'.
Dalam perbincangan di sosial media, sampai dianalisa memasukkan kata itu di google dengan mengetikkan kata "mm cab", "hidup itu indah". Dan mereka menganalisa bahwa itu berkaitan dengan applikasi mobile sebuah bank besar. MM adalah nama produk dan 'hidup itu indah' adalah tag line-nya. Informasi yang sama juga masuk pada redaksi detikcom.
Taksi ini mangkal di mal-mal dan pengguna bisa menggunakan gratis sampai 18 Juli 2012. Tampilan mewah tubuh Ferrari 360 Modena dan Porsche Boxster S model tahun 2011, diubah dengan balutan cat warna kuning dan stiker hitam putih. Di bagian atap pun terlihat jelas tulisan Taxi layaknya sebuah taksi di Amerika. Dalam operasionalnya pun dikawal oleh Patwal 1 motor polisi.
Bila benar ini adalah buzzer iklan suatu produk, akan mengingatkan kita pada kasus 'Peti Mati' pada Juni 2011 lalu. Saat itu ada beberapa kantor media massa yang dikirimi peti mati, termasuk detikcom, yang mendapatkan 3 peti mati.
Peti mati itu berukuran lebih kecil dari biasanya bertuliskan 'RIP', kemudian ada bunga-bunga mawar segar di dalamnya serta setangkai mawar bertuliskan seperti 'You are number #404'. Kiriman peti mati ini berefek teror hingga ada penerima peti mati yang melaporkannya ke polisi. Polisi kemudian mengusut hal ini.
Belakangan, terungkap otak pengiriman peti mati itu. Dia adalah CEO Buzz & Co Sumardy, yang mengakui mengirimkan peti mati semata-mata untuk kepentingan pemasaran buku yang ditulisnya 'Rest in Peace Advertising Killed by Word Mouth Agency'. Keputusan pengiriman peti juga adalah hasil diskuksi tim.
"Karena gambar bukunya sudah gambar batu nisan, jadi yang salah satu berhubungan adalah peti mati," katanya.
(nwk/gah)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Makan di Pendopo Sipanji Banyumas, Megawati Cerita Kondisi Indonesia
538 share this. -
Wakil Ketua Komisi IX: Freeport Lakukan Pengabaian Keselamatan Pekerja
376 share this. -
Gunakan Cermin Dua Sisi di Toilet Wanita, Klub Malam Ini Digugat
210 share this. -
Golkar: Pak Harto Banyak Meninggalkan Pengagum di Indonesia
0 share this. -
Sore ini SBY Lantik Letjen Moeldoko Sebagai KSAD
0 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Rabu, 22/05/2013 07:38 WIB
Perbaikan Berkas Bacaleg, KPU Tunggu Parpol Hingga Pukul 16.00
-
Rabu, 22/05/2013 07:11 WIB
Baliho Soeharto Mesem
Golkar: Pak Harto Banyak Meninggalkan Pengagum di Indonesia
-
Rabu, 22/05/2013 06:58 WIB
Sore ini SBY Lantik Letjen Moeldoko Sebagai KSAD
-
Rabu, 22/05/2013 06:45 WIB
PKS, Lupakanlah 5 Besar di Pemilu 2014
-
Rabu, 22/05/2013 06:00 WIB
Sejumlah Kecelakaan di Tol Terjadi Pagi Ini
-
Rabu, 22/05/2013 06:40 WIB
PKS, Lupakanlah 5 Besar di Pemilu 2014
-
Rabu, 22/05/2013 06:02 WIB
Rekam 423 Video Cabul, Pria Singapura Diadili
-
Rabu, 22/05/2013 07:11 WIB
Golkar: Pak Harto Banyak Meninggalkan Pengagum di Indonesia
-
Rabu, 22/05/2013 06:00 WIB
Sejumlah Kecelakaan di Tol Terjadi Pagi Ini
-
Rabu, 22/05/2013 07:32 WIB
'Serangan' PKS ke KPK Tidak Menguntungkan Secara Elektoral
-
Rabu, 22/05/2013 06:58 WIB
Sore ini SBY Lantik Letjen Moeldoko Sebagai KSAD
-
Rabu, 22/05/2013 03:07 WIB
Gunakan Cermin Dua Sisi di Toilet Wanita, Klub Malam Ini Digugat
-
Rabu, 22/05/2013 04:18 WIB
Guru Les Culik Mantan Muridnya, Minta Tebusan Rp 50 Juta
-
358 Komentar
-
238 Komentar
-
229 Komentar
-
211 Komentar
-
210 Komentar
-
207 Komentar
-
174 Komentar
-
162 Komentar
-
Selasa, 21/05/2013 11:43 WIB
15 Tahun Reformasi
Emha Ainun Nadjib: Reformasi Itu Omong Kosong
Budayawan Emha Ainun Nadjib berada di pusaran arus perubahan kekuasaan 1998. Dia adalah salah satu tokoh yang dengan lantang meminta Presiden Soeharto mengundurkan diri dari jabatannya. Tapi reformasi yang terjadi sampai saat ini, kata dia, palsu belaka. Mengapa?
ProKontra
Index »
Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal
Pro
Kontra
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,845.000
- Rp .000
MustRead
close
-
Selasa, 21/05/2013 18:56 WIB
Salim: Desakan Pembubaran PKS Tak Sehat
-
Selasa, 21/05/2013 17:30 WIB
Kata Ibunda ke Tetangga: Biarin Darin Dikawinin, Daripada Dia Hidup Susah
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








_5.gif)






Kenikmatan nasi goreng khas Indonesia juga tak bisa disangkal Mikhail Kouritsyn. Setiap mampir ke Indonesia, orang Rusia ini takkan lupa menyantapnya.
Dalam Forum Newsmaker Thomson Reuters di Singapura, beberapa waktu lalu, SBY lebih memilih pembangunan yang tak melulu tergantung pada sistem kapitalisme (pasar bebas) atau sosialisme (anti pasar). Jalan ketiga yang menjadi antithesis dari keduanya dianggap SBY lebih pas untuk konteks Indonesia.
