Jumat, 13/07/2012 23:25 WIB

Marak Kecelakaan, Penumpang TransJ Berharap Pengelola Berbenah

Salmah Muslimah - detikNews
Jakarta - Maraknya kecelakaan yang melibatkan Bus Trans Jakarta mengharuskan pengelola untuk terus membenahi bus TransJ ini. Sore ini saja seorang bocah meninggal tertabrak TransJ di koridor 6 di daerah Mampang.

Akibat kejadian ini jalur koridor 6 dialihkan via Pasar Minggu. Salah satu penumpang Syamsi (39) mengaku awalnya dia akan menggunakan TransJ arah Ragunan, tapi karena dialihkan Syamsi terpaksa minta dijemput suaminya.

"Ada pengalihan rute jadi susah kan ya biasanya saya turun di Warung Jati kalau ini harus muter lagi, selain itu nunggunya juga lama. Jadi mau ngga mau janjian sama suami disini," kata syamsi kepada wartawan di halte Dukuh Atas, Jumat, (13/07/2012).

Sebagai pengguna setia Bus TransJ, Syam menyayangkan banyaknya kecelakaan. Menurutnya Bus TransJ dan para pengguna jalan harus sama-sama tertib.

"Kita tidak tahu pihak yang mana yang salah, kadang-kadang kan buswaynya sudah hati-hati pengguna jalannya tidak, atau sebaliknya. Jadi memang harus kerjasama lah," ujar Syam.

Dikesempatan yang sama Ega (27) pengguna jasa TransJ mengatakan, dirinya sering mendapati supir TransJ yang menyetir dengan ugal-ugalan.

"Supirnya suka ngga beres, nyetirnya ngga bagus ngeremnya itu sembarangan," kata Ega.

Ega yang rumahnya di daerah Rawamangun ini setiap hari menggunakan TransJ untuk berangkat ke kantornya di daerah Thamrin.

Sementara itu Neno (23) seorang karyawan swasta ini biasa naik TransJ dari Rawamangun menuju kantornya di Thamrin. Menurutnya koridor 6 memang sering terjadi kecelakaan.

"Di koridor 6 sering yah kecelakaan," ujar Neno.

Neno menceritakan pengalamannya naik TransJ dengan supir yang cara menyetirnya beda-beda. "Ada yang enak bawanya ada yang ugal-ugalan," kata Neno.

Neno menambahkan, dirinya belum merasa puas dengen pelayanan TransJ. Masih banyak yang perlu diperbaiki agar pelayanan kepada penumpang bisa maksimal. "Misalnya onboard," saran Neno.

(mpr/mpr)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    67%
    Kontra
    33%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel