detikcom
Jumat, 13/07/2012 23:00 WIB

Kepala Kantor Pajak Bogor yang Ditangkap KPK Dibawa ke Kejati Jabar

M Rizki Maulana - detikNews
Jakarta - KPK telah menyerahkan Kepala Kantor Pajak Bogor, AS, dan barang buktinya kepada Kejaksaan Agung. AS, akan segera dibawa ke Bandung untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.

"Ya akan kita bawa menuju ke Kejati Jawa Barat di Bandung untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan," ujar Aspidsus Kejati Jawa Barat, Jaya Kesuma, di Gedung Kejagung, Jalan Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Jumat (13/7/2012).

Jaya menambahkan pemeriksaan lanjutan dilakukan oleh tim penyidik dari Kejaksaan karena hal ini merupakan bagian dari kerjasama antar penegak hukum.

"Ini sebagai bentuk kerjasama kita antara KPK Mabes dan kejaksaan, salah satu optimalisasi penanganan korupsi," terangnya.

Sebelumnya, KPK melakukan tangkap tangan terhadap keduanya di kawasan Perumahan Kota Legenda Cibubur pada pukul 10.25 WIB. Uang sebesar Rp300 juta yang diduga hasil suap berhasil disita KPK.

Pihak-pihak yang berhasil ditangkap KPK kali ini ada tiga orang. Mereka adalah AS (Kepala KPP Pratama Bogor, pihak yang diduga penerima suap), E (orang suruhan dari PT GEA, pihak yang diduga penyuap) dan sang sopir E.


Simak rangkuman aneka berita penting dan menarik sepanjang hari ini di "Reportase Malam" Pukul 0.30 WIB hanya di TransTV

(riz/mpr)





Sponsored Link
Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019

Dalam berbagai survei, nama Gubernur DKI Jokowi menempati posisi teratas capres potensial 2014. Suara-suara yang menginginkan Jokowi maju menjadi Capres di Pilpres 2014 juga cukup kencang. Tetapi menurut peneliti politik senior LIPI, Siti Zuhro, Jokowi akan lebih kuat jika berkompetisi di Pilpres 2019. Bila Anda setuju dengan Siti Zuhro, pilih Pro!
Pro
33%
Kontra
67%
MustRead close