detikcom
Jumat, 13/07/2012 20:41 WIB

Dishub DKI: Tak Berizin, Taksi Ferrari & Porsche Masuk Angkutan Liar

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Jakarta - Taksi Ferrari dan Porsche ternyata belum mendaftarkan izin beroperasi dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta. Karena tak berizin tersebut, taksi mewah ini digolongkan sebagai angkutan liar.

"Belum ada izin dan belum melaporkan izin operasi," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono saat berbincang dengan detikcom, Jumat (13/7/2012).

Menurut Pristono, jika mobil Ferrari dan Porsche tersebut mengangkut penumpang dan tidak berizin maka kedua kendaraan tersebut masuk dalam angkutan liar.

"Harus mengajukan permohonan izin ke Dinas Perhubungan karena mereka membawa penumpang," terangnya.

Pristono mengimbau kepada pemilik kendaraan mewah itu untuk tidak semena-mena dalam menjalankan aktivitas angkutannya dan meminta untuk mengurus prosedur sebagai layaknya angkutan umum.

"Harus ada KIR dan membayar retribusi," ucapnya.

Perusahaan MM Cab mengoperasikan mobil Ferrari 360 Modena dan Porsche Boxster S model tahun 2003 sebagai mobil angkutan umum taksi. Kedua mobil ini berwarna kuning dan memiliki strip hitam dan putih seperti halnya taksi-taksi di Amerika.

Di situs resmi MM Cab, mereka mengklaim tidak hanya menyediakan layanan transportasi prima bagi warga Jakarta tetapi juga untuk menunjang gaya hidup kota besar yang membutuhkan layanan yang cepat. Sebagai promosi hingga 18 Juli, layanan taksi ini gratis.


Bahan makanan sisa restoran dimanfaatkan oknum pedagang curang. Kemana saja produk olahan mereka dijual? Saksikan penelusurannya di "Reportase Investigasi" pukul 16.45 WIB, hanya di Trans TV.

(fiq/rmd)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    56%
    Kontra
    44%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000