detikcom
Jumat, 13/07/2012 20:40 WIB

Menebak Hasil Pilkada Lewat Social Media

Silvanus Alvin - detikNews
Jakarta - Banyak cara menuju Roma, banyak teknik juga untuk menerka-nerka hasil Pilgub DKI. Setelah dengan quick count, kini muncul pengukuran dengan memanfaatkan media sosial.

Berbekal software yang bernama media wave, Politicawave mengklaim hasil prediksinya tidak berbeda jauh dengan quick count. Bahkan hasil prakiraan yang didapat dengan pemantauan media sosial ini bisa didapat sebelum pilgub dimulai.

"Kita mengukur jauh sebelum quick count. Hasilnya cukup mirip karena media sosial merupakan representasi dari pilgub. Percakapan yang sederhana sampai ke percakapan politik bisa menjadi representasi," tutur Direktur Politicawave, Yose Rizal, dalam jumpa pers di Warung Daun, Jl Wolter Monginsidi, Jakarta Selatan, Jumat (13/7/2012).

Ada 6 sosial media yang dipantau politicawave, yakni Facebook, twitter, forum online, blog, youtube, dan berita online. Software menganalisis setiap nama cagub yang muncul di sosial media untuk kemudian dikategorikan.

"Kita tangkap percakapan di sosial media. Misalnya ada yang bilang dukung jokowi. Lalu ditangkap oleh mediawave lalu diindekskan, dibagi-bagi, dikategorikan. Satu unit (suara) dinilai dari 3 user (twitter)," terangnya.

Yose Rizal mengatakan hasil dari prediksi pilgub 2012 bias dipantau lewat situs politicawave. Pemantauan untuk pilgub sudah dimulai sejak 1 Mei 2012.


Anak seorang pembantu raih nilai UN tertinggi se-Jawa Timur. Saksikan kisahnya di "Reportase Sore", pukul 16.30 WIB, hanya di Trans TV.

(gah/gah)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    57%
    Kontra
    43%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000