detikcom
Jumat, 13/07/2012 19:10 WIB

Petugas Rutan Cipinang Edarkan 200 gram Shabu Milik Warga Binaan

Prins David Saut - detikNews
Jakarta - Oknum petugas rutan Cipinang tertangkap polisi saat makan siang di dekat tempat kerjanya. Penangkapan tersebut karena pria yang berinisial MY kedapatan membawa 200 gram shabu-shabu.

"Kami menangkap oknum rutan Cipinang yang berinisial MY, jam 13.00 WIB di rumah makan ayam bakar Pak Nano di jalan Cipinang Elok, Jakarta Timur. Barang bukti kita temukan 200 gram shabu," kata Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombespol Nugroho Ajiwijayanto, di Rutan Kelas I Cipinang, Jalan Bekasi Timur Raya, Jakarta Timur.

Nugroho mencurigai MY terkait dengan peredaran narkoba internasional karena kualitas shabu yang ditemukan cukup bagus. "Kualitas shabu-shabunya import, apa ada keterkaitannya dengan sindikat internasional, kita dalami," ujar Nugroho.

MY tidak sendirian, ternyata shabu-shabu tersebut milik penghuni rutan Cipinang berinisial AY. Nugroho menjelaskan AY menyuruh MY untuk memberikan barang haram tersebut kepada dua tersangka lainnya berinisial AL dan IW.

"Barangnya milik warga binaan Lapas Cipinang berinisial AY, dan MY membawanya untuk diberikan kepada AL dan IW," papar Nugroho.

Selain itu, polisi juga menemukan 11 handphone, satu Ipad, dan 50 gram shabu-shabu dari dalam Rutan Kelas I Cipinang milik AY. Tidak hanya itu, sebuah mobil Jazz putih B 1348 BKI milik AY turut disita polisi.

"Dari dalam tadi, kita menyita 50 gram shabu-shabu dan 11 handphone milik AY. Mobilnya juga kita sita," ungkap Nugroho.

Diduga AY melakukan komunikasi keluar untuk menjalankan bisnis haramnya tersebut. Kepala rumah tahanan Cipinang sendiri menjelasan hal ini tidak berarti petugas melakukan pembiaran.

"Bukan kita tidak mau lakukan operasi, tapi bukti keterlibatan oknum petugas inilah yang menjadi kekurangan. Tapi bukan berarti kami membiarkan, kami terus lakukan pengawasan," ujar Karutan Cipinang, Saiful Sahri, di lokasi yang sama.


Ikiti berbagai peristiwa hangat yang terjadi hari ini di "Reportase Sore", Pukul 16.30 WIB, Hanya di TRANS TV

(vid/gah)





Sponsored Link
Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 17/06/2013 18:39 WIB
    Dirjen KA Tundjung Inderawan Bicara Mental Penumpang dan Seramnya MRT Subway
    Gb Seraya membangun infrastruktur seperti stasiun dan rel kereta api, Kemenhub juga mengkhawatirkan mental penumpang kereta yang belum tertib. Apalagi, teknologi maju kereta bawah tanah bakal dibangun di Jakarta. Kekhawatiran timbul bila perilaku penumpang KA masih timpang dengan teknologi transportasi.
ProKontra Index »

Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019

Dalam berbagai survei, nama Gubernur DKI Jokowi menempati posisi teratas capres potensial 2014. Suara-suara yang menginginkan Jokowi maju menjadi Capres di Pilpres 2014 juga cukup kencang. Tetapi menurut peneliti politik senior LIPI, Siti Zuhro, Jokowi akan lebih kuat jika berkompetisi di Pilpres 2019. Bila Anda setuju dengan Siti Zuhro, pilih Pro!
Pro
34%
Kontra
66%