Jumat, 13/07/2012 19:02 WIB

Kepala KPP Bogor Ditangkap, Dirjen Pajak: Ini Berkat Whistle Blower System

Fajar Pratama - detikNews
Jakarta - Dirjen Pajak Fuad Rahmany mengapresiasi tim KPK yang telah menangkap Kepala Kantor KPP Bogor Anggrah Suryo. Penangkapan ini, kata Fuad, dilakukan berkat whistle blower system yang ada di Ditjen Pajak.

"Ini indikasi kuat berjalannya sistem whistle blower (peniup peluit), bahwa masyarakat bisa melaporkan jika ada indikasi penyimpangan dan tim KPK akan segera menindaklanjuti. Saya sangat apresiasi dengan tim KPK," kauat Fuad dalam jumpa pers di kantor KPK, Jumat (12/7/2012).

Demi menjaga kerahasiaan dan menjaga sistem tersebut tetap berjalan, Fuad menjelaskan, pihaknya tidak akan mengungkap identitas pelapor.

"Identitas harus kami rahasiakan," kata dia. "Tapi prosesnya dia memberikan kami informasi, lalu kami olah. Ini tidak sederhana."

Fuad menegaskan penangkapan ini diharapkan bisa memberi efek jera, baik kepada penerima suap maupun pemberi suap.

"Kami beri apresiasi kepada KPK yang berhasil menangkap tangan oknum pegawai pajak bernama AS yang menerima suap dari oknum pegawai swasta," kata Fuad

KPK melakukan tangkap tangan terhadap AS sekitar pukul 10.20 hari ini di Perumahan Legenda Wisata dan Kota Wisata Cibubur, Jakarta Timur. Selain Anggrah, pegawai PT Gunung Emas Abadi berinisial bernama Endang, 50 tahun, ditangkap sebagai pemberi suap, dan SYT, lelaki 50 tahun yang berprofesi sebagai sopir EDG, ikut diciduk. Barang bukti yang diamankan dari lokasi adalah duit Rp 300 juta.

Perkara ini diputuskan akan dilimpahkan KPK ke Kejaksaan Agung. Kejagunglah, yang akan menentukan status tiga orang yang ditangkap.

(fjp/mad)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    68%
    Kontra
    32%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel