detikcom
Jumat, 13/07/2012 09:40 WIB

Eks Kapolda NTT Brigjen Yorry Meninggal Akibat Serangan Jantung

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Jakarta - Mantan Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Brigjen Yorry Yance Worang terjatuh dan tidak sadarkan diri saat hendak bernyanyi di panggung dalam acara pembukaan judo Kapolri Cup di Bandar Lampung.

Dia langsung dilarikan ke RS Bumi Waras, Bandar Lampung. Pada pukul 21.15 WIB, Kamis (12/7) Yorry dinyatakan meninggal dunia.

"Iya benar, tadi malam Brigjen Yorry Yance Worang meninggal dunia karena serangan jantung," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Anang Iskandar saat dihubungi detikcom, Jumat (13/7/2012). Anang mendengar kabar kematian Yorry pukul 22.20 WIB.

Jenazah tiba di rumah duka di Komplek Polri Ragunan, Jl R No 25, Jakarta Selatan, pukul 06.00 WIB setelah dibawa lewat jalur darat semalam.

Yorry merupakan lulusan Akpol 76 Arya Wirya, kelahiran 31 Maret 1954. Dia menjabat sebagai perwira tinggi di Mabes Polri setelah posisinya sebagai Kapolda NTT berakhir Oktober 2011.


(edo/nrl)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
70%
Kontra
30%