Jumat, 13/07/2012 08:47 WIB
Mantan Hakim: Hakim Nakal, Kriminal dan Minta Duit, Pecat Saja!
Foto: detikcom
Hal ini disayangkan mantan hakim Asep Iwan Iriawan sebab seharusnya hakim seperti Anton harus dipecat.
Berikut wawancara dengan mantan hakim Asep Iwan Iriawan yang pernah memvonis mati 5 bandar narkoba di PN Tangerang pada tahun 1999-2000 ini saat dihubungi detikcom Kamis (12/7/2012):
Untuk kasus hakim yang melanggar kode etik?
Semuanya harus dipecat. Hari gini masih nakal? Untuk kasus ini harusnya diberhentikan dengan tidak hormat karena jual nama hakim lain untuk pengamanan dia.
Bagaimana hakim yang meminta uang?
Kriminal, suap itu korupsi. Diawalkan hakim tahu bahwa minta duit itu korupsi. Jadi hakim itu siap jadi orang bersih. Hakim harus bijak bagimana bisa membersihkan orang lain kalau dia nggak bersih. Sejak awal kan sudah tahu. Kenapa dilakukan.
Pokoknya sejak awal kalau hakim nakal, kriminal, apalagi minta duit pecat saja. Kalau cuma mutasi itu enak, nanti bisa mengulangi lagi dan bisa diikuti yang lain. Hukuman harus memberikan efek jera. Hakim itu 'wakil Tuhan', harus bersih, kok dia malah minta duit.
Terhadap putusan sanksi tersebut?
Seharusnya majelis harus berani yang telah melanggar kode etik, pecat semua. Kalau terima duit harus dipecat, sekecil apapun. Kalau hakim tidur atau terlambat datang baru boleh, jangan dipecat.
Terkait hakim yang berkaraoke dengan pihak yang berperkara, bagaimana sebaiknya?
Kok hakim karokean, emang kurang kerjaan. Itukan kelihatan memihak. Kalau hakim enggak karokean, emang mati? Sakit jiwa? Karaoke kan bisa sama keluarga, ngapain sama pihak berperkara?
Pak Putu bilang ada tekanan dari Ketua PN bagaimana?
Tekanan apa? Kan hakim harus mandiri. Itu hanya berkelit saja, tunjukan buktinya kalau memang benar ditekan.
Seorang polisi diduga bunuh diri dengan cara menembak kepalanya. Simak di "Reportase Malam", pukul 02.08 WIB Hanya di TransTV
(asp/nwk)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
4.564 Siswa Tak Lulus UN di Sumut
1,987 share this. -
Anggota Komisi X Ragu Kelulusan UN Hasil Kejujuran Siswa
1,045 share this. -
Napi Tato Tweety Jual Sabu: Di Penjara Tak Ada yang Gratis
690 share this. -
Sebut Ahok Cina, Farhat Abbas Jadi Tersangka
683 share this. -
Tabrak Polisi Saat Konvoi UN, 3 Siswi Diburu Hingga ke Kolong Ranjang
620 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Wawancara Terbaru
Indeks Wawancara ยป
-
Selasa, 21/05/2013 11:43 WIB
15 Tahun Reformasi
Emha Ainun Nadjib: Reformasi Itu Omong Kosong
-
Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
-
Senin, 13/05/2013 12:52 WIB
Ahok Soal Waduk Pluit: Jadi, Siapa yang Langgar HAM?
-
Senin, 06/05/2013 09:41 WIB
Hakim Agung Supandi: Eksekusi Susno, MA Dijadikan Keranjang Sampah
-
Kamis, 02/05/2013 18:03 WIB
Adrianus Meliala Soal Susno: Orang yang Sengaja Melindungi, Bodoh
-
Jumat, 24/05/2013 20:30 WIB
Canda Ahok Soal Status Tersangka Farhat Abbas: Masak Lama Amat?
-
Jumat, 24/05/2013 21:55 WIB
Setelan Jas, Mobil & Laptop Bripka Jeremy Dibawa ke RS Polri
-
Jumat, 24/05/2013 20:49 WIB
Keluarga NN datangi Abdul, Ajukan Pernikahan Sebagai Jalan Damai
-
Jumat, 24/05/2013 21:08 WIB
Kenangan Terakhir Istri Bersama Bripka Jeremmy
-
Jumat, 24/05/2013 21:05 WIB
KPK Launching Baju Baru untuk Koruptor
-
Jumat, 24/05/2013 21:48 WIB
Tetangga Mengenal Bripka Jeremy Manurung Sebagai Orang Baik
-
Jumat, 24/05/2013 19:16 WIB
Kronologi Bunuh Diri Anggota Jatanras Polda Metro Jaya di Pulogadung
-
Jumat, 24/05/2013 21:01 WIB
Ketua Majelis Hakim Kasus Bioremediasi Chevron Minta Maaf!
-
548 Komentar
-
365 Komentar
-
229 Komentar
-
222 Komentar
-
215 Komentar
-
205 Komentar
-
203 Komentar
-
145 Komentar
-
Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
ProKontra
Index »
Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal
Pro
Kontra
MustRead
close
-
Jumat, 24/05/2013 17:59 WIB
Busyro: PKS Bukan Partai Malaikat!
-
Jumat, 24/05/2013 17:44 WIB
Mau Malam Minggu, Staf Korlantas Minta 'Tambah Darah' ke Sukotjo
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer
















Made Tantrawan (21), mahasiswa Fakultas MIPA UGM memiliki catatan prestasi yang luar biasa. Ia menjadi langganan juara olimpiade internasional dan kini lulus dengan sempurna. Apa resepnya?
Perlawanan para koruptor memang bervariasi. Sejak pertama kali pemberantasan korupsi dilakukan pada permulaan revolusi di Indonesia, tahun 1957, perlawanan sudah terjadi. Perlawanan para koruptor sudah merupakan hukum besi. Hukum perlawanan adalah hukum kemestian.
