detikcom
Jumat, 13/07/2012 04:30 WIB

Jalankan Aturan, Polresta Manado Larang Ketua DPRD Sulut Temui Akbar

Asrar Yusuf - detikNews
Halaman 1 dari 2
Manado - Ketua DPRD Provinsi Sulut Meiva Lintang Salindeho, tak diizinkan masuk menjenguk Akbar Datunsolang, koleganya yang tersandung kasus narkoba.

Pantauan detikcom, Salindeho terlihat mendatangi Mapolresta Manado sekitar pukul 22.40 WITA dengan menggunakan mobil Toyota Camry hitam bernomor polisi DB 1002 ZZ, Kamis (12/7/2012).

Namun hanya berselang 10 menit, mobil tersebut keluar lagi meninggalkan parkiran Polresta Manado, karena beberapa petugas piket Sabhara mengatakan hari ini bukan jam besuk.

Tak lama kemudian, sekitar pukul 23.00 WITA, mobil milik istri mantan Bupati Kabupaten Sangihe ini kembali memasuki halaman parkir dan parkir tepat di depan pintu masuk SPKT Polresta Manado.

Salindeho sendiri tak bisa ditemui karena tidak turun dari mobil, dan hanya membiarkan seorang ajudannya bersama pengacara, yang melakukan negoisasi dengan petugas jaga untuk bertemu dengan Akbar.

Sementara itu, Pawas Polresta Manado, Kompol Herman Zeke menegaskan akan tetap komitmen dengan peraturan yang sudah dibuat.

"Aturannya kan tidak boleh! Sudah ditetapkan jam besuknya. Jadi, kalau mau datang di jam besuk saja," ujar Zeke kepada detikcom, Kamis (12/7/2012).Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 12.45 WIB

(van/van)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Indeks Berita ยป
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%