Detik.com News
Detik.com
Kamis, 12/07/2012 20:41 WIB

Ratu Ekstasi dari LP Tanjung Gusta Divonis 10 Tahun Penjara

Khairul Ikhwan - detikNews
Medan - Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan mengganjar hukuman 10 tahun penjara dan denda Rp 1,5 miliar untuk Anly Yusuf alias Mamie. Vonis ini lebih tinggi dua tahun dibanding tuntutan jaksa.

Dalam sidang yang berlangsung Kamis (12/7/2012) majelis hakim yang dipimpin Dahlan Sinaga, disebutkan perempuan berusia 48 tahun ini dinyatakan bersalah dalam kasus narkotika. Dia bertanggung jawab atas pengendalian narkotika dari dalam LP.

Tindakan itu melanggar Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Pemberantasan Narkotika. Atas pertimbangan itu, dalam sidang sebelumnya jaksa mengajukan tuntutan 8 tahun penjara untuk terdakwa.

Kendati dituntut 8 tahun, namun mempertimbangkan beberapa hal, majelis hakim akhirnya menjatuh vonis 10 tahun kepada terdakwa. Vonis kurungan badan yang diberikan hakim dalam sidang hari ini, sama dengan vonis yang diterimanya dalam kasus serupa. Saat ini Anly sedang menjalani hukuman 10 tahun juga dalam kasus narkoba.

Hal memberatkan, terdakwa sama sekali tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan peredaran narkoba di Indonesia, kata hakim.

Terkait putusan ini, Jaksa Yuni Tri Sagala menyatakan pikir-pikir, sedangkan Mami enggan memberikan keterangan.

Anly Yusuf ditangkap dari LP Tanjung Gusta pada 20 Desember 2011 oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana. Dari dalam selnya ditemukan sejumlah bukti termasuk uang dan handphone yang menguatkan dugaan dia mengendalikan peredaran narkortika dari dalam penjara.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(rul/van)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%