Kamis, 12/07/2012 16:33 WIB

Foke Ranking 2 di Quick Count, Anas: Pertandingan Belum Selesai

Ari Saputra - detikNews
Jakarta - Sejumlah quick count pilgub DKI menempatkan Jokowi-Ahok di posisi teratas. Di belakangnya ada Foke-Nara. Bagi Ketum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, pertandingan belum selesai. Sebagi pendukung Foke-Nara, optimisme PD tak berkurang.

"Pertandingan belum selesai. Babak penyisihan sudah selesai, ini masuk babak final, babak finalnya 2 pasang," ujar Anas di kantor DPP Partai Demokrat, Jl Kramat Raya, Jakarta, Kamis (12/7/2012).

Menurut Anas, di babak final apapun bisa terjadi. Dukungan pada Foke-Nara dari partai belambang bintang mercy ini pun tidak berkurang. Mereka yakin pasangan incumbent itu akan dipercaya warga DKI memimpin Jakarta 2012-2017.

"Pilkada ini meskipun menunggu hasil resmi, secara politik bisa dipastikan akan masuk putaran ke-2. Karena itu kami PD sebagai salah satu partai yang mengusung Fauzi Bowo dan Nachrowi tentu akan bekerja makin keras, untuk memenangkan Fauzi-Nachrowi di putaran ke-2," tutur dia.

Menurutnya, evaluasi internal terkait pilgub DKI ini akan dilakukan. Namun evaluasi ini tidak akan dipublikasikan.

"Strategi pasca evaluasi juga bukan untuk dipublikasi," sambung Anas.

Bagi PD saat ini, yang terpenting adalah mengambil langkah-langkah politik komprehensif. Hal ini dilakukan untuk memenangkan Foke-Nara di putaran ke-2.

Hasil quick count sejumlah lembaga survei yang dilakukan 11 Juli kemarin, pasangan Jokowi-Ahok unggul. Posisi kedua adalah Foke-Nara. Selisih suara Jokowi-Ahok dengan Foke-Nara antara 7-9 persen.

Dari hasil quick count ini, pasangan Hidayat-Didik menempati peringkat 3, Faisal-Biem ranking 4, Alex-Nono ranking 5, dan Hendardji-Riza ranking 6. Bila memang nanti hasil penghitungan KPU memang seperti hasil quick count, maka akan ada putaran kedua Pilkada DKI, karena tidak ada calon yang memperoleh suara lebih dari 50 persen. Putaran kedua akan digelar 20 September 2012.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(vit/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%