detikcom
Kamis, 12/07/2012 15:48 WIB

Senggol Buruh Demonstran, Pemotor Hampir Dihajar Massa

Silvanus Alvin - detikNews
Jakarta - Sedang asyik-asyiknya berdemo di sekitar kantor Kemenko Perekonomian Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, buruh disenggol pemotor. Si pemotor pun hampir dihajar buruh.

Pantauan detikcom, Kamis (12/7/2012), tepatnya di trotoar Sekolah Santa Ursula, di seberang Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, pemotor yang menyenggol buruh diketahui polisi yang sedang berjaga. Polisi pun berusaha menghentikan pemotor tersebut.

Namun pemotor yang mengendarai sepeda motor jenis bebek warna silver itu tetap memaksa jalan. Alhasil, puluhan pendemo mengerubuti pemotor tersebut. Bahkan pukulan dilayangkan ke pemotor tersebut akan tetapi tidak kena.

Polisi yang melihat kejadian itu lantas melerai dan membawa mereka ke parkiran kantor Pos Indonesia. Di situ, baik pemotor dan buruh didamaikan. Setelah mereka berdamai, polisi pun membolehkan kedua belah pihak bubar.

Sementara itu ribuan pendemo naik bus ke kantor Kemenakertrans untuk melanjutkan aksinya. Perjalanan dimulai dari parkiran Masjid Istiqlal dan parkiran Lapangan Banteng.




rencana kenaikan BBM sebabkan penimbunan bbm, bbm bersubdisi jadi langka.saksikan peneluran Reportase investigasi minggu pukul 16.45 WIB Hanya di TransTV

(nik/vit)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    57%
    Kontra
    43%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000