detikcom
Kamis, 12/07/2012 12:38 WIB

Laporan dari London

Ssst! Kontak Phone Sex pun Terpampang di Telepon Umum di London

Indra Subagja - detikNews
Halaman 1 dari 2
Telepon Umum di London/Indra
London, - Telepon umum mungkin sudah jadi barang yang langka di Jakarta. Di sudut-sudut kota, hampir tak terlihat telepon yang biasanya dipakai dengan menggunakan koin ini. Tapi, lain lagi dengan Kota London, Inggris. Di kota ini telepon masih jadi 'raja'.

Di setiap sudut kota, telepon umum masih bertebaran. Mulai dari jalan utama hingga jalan di pinggiran kota. Padahal, seperti di negara lainnya, telepon seluler sudah menjadi barang biasa bagi warga London.

Mungkin, telepon umum ini, sudah menjadi ciri khas kota yang akan menjadi tuan rumah Olimpiade 2012. Jadi keberadaannya, walau sepertinya jarang digunakan, tetap dipertahankan.

"Kadang juga ada yang pakai, tapi sudah jarang," terang Wahyu, seorang warga Indonesia yang bermukim di London.

Yang cukup menarik, dari keberadaan telepon umum ini, soal nomor-nomor kontak telepon dewasa atau phone sex. Ada 2 jenis tempat telepon umum di London. Satu dengan warna merah dan satu lagi berwarna hitam di luarnya.

Sejauh detikcom lihat, telepon umum dengan warna merah di kotak luarnya, biasanya lebih bersih tak ada tempelan. Tapi berbeda dengan yang warna hitam, di dalam ruang telepon umum berukuran 1x1 meter itu, terpampang juga kontak telepon seks.

'New in town in/out calls, all service 079800xxxx', atau juga 'Available now calls 079xxxxx"Next

Halaman 1 2

Siapa sangka, ada profesi sebagai pencicip minuman keras oplosan. Saksikan "Reportase Sore" TRANS TV tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(ndr/ndr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Kebijakan Ahok Larang Pemotor Masuk HI Digugat

Kebijakan Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok yang melarang kawasan HI hingga Medan Merdeka Barat akan digugat. Kebijakan itu dinilai diskriminatif. Bagaimana menurut Anda? Bila Anda setuju kebijakan itu digugat pilih Pro. Bila tidak setuju kebijakan itu digugat pilih Kontra.
Pro
55%
Kontra
45%