detikcom
Kamis, 12/07/2012 00:35 WIB

PKS Anjlok di Pilgub Jakarta 2012, Mesin Partai Tidak Solid

Andri Haryanto - detikNews
Jakarta - Tidak seperti Pemilukada 2007 dimana Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mampu membayangi perolehan suara pasangan lawan dan membuahkan hasil kekalahan tipis. Di Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2012 kali ini perolehan suara sementara berdasarkan hasil perhitungan cepat lembaga survei, partai tersebut justru merosot tajam. Hal ini membuktikan tidak berjalannya mesin partai sehingga konstituen tidak sesolid ajang Pemilukada sebelumnya.

Pernyataan tersebut disampaikan Manager Public Affairs Lembaga Survei Indonesia (LSI) Burhanuddin Muhtadi saat berbincang dengan detikcom, Rabu (11/7/2012).

"Ini menjadi bukti konstituen PKS tidak solid, instruksi partai tidak paralel disampaikan. Berbeda dengan massa PDIP yang loyal," kata Burhanuddin.

Perolehan suara Pemilukada 2007, menurut Burhanuddin, PKS dapat merebut simpati pemilih mengambang yang tidak menginginkan status quo ditambah lagi dengan kemenangan PKS dalam Pemilu 2004. Namun, dalam ajang pemilihan orang nomor satu di Jakarta, para pemilih mengambang tersebut diberikan alternatif yang lebih dari satu pasang saja.

"Mereka tidak hanya diberikan satu alternatif saja, tapi banyak pilihan untuk keluar dari status quo, pilihan lebih beragam," jelas Burhanuddin.

Dia juga menambahkan, faktor figur juga turut menjadi penentu dalam Pilgub. Menurutnya, dalam pemilihan langsung, masyarakat tidak melihat partai namun lebih kepada siapa tokoh yang diusung.

Meski figur Hidayat Nur Wahid di mata publik dikenal bersih dan anti korupsi, namun bukan itu yang diinginkan publik Jakarta. "Di mata publik dalam hal kapasitas, Jokowi lebih leading," ujarnya.

"Tawarkan figur yang kompeten. Saat ini banyak partai yang tidak menyerap aspirasi publik, munculkan figur yang dapat menarik simpatik masyarakat," imbuh Burhanuddin.

Enam lembaga survei merilis hasil quick count ini, pasangan Hidayat-Didik menempati rangking 3 di setiap perhitungan. Berikut hasil quick count beberapa lembaga yang didapatkan detikcom, Rabu (11/7/2012) pukul 18.30 WIB:


PRISMA :

1. Foke-Nara: 34,58 %
2. Hendardji-Riza: 1,73 %
3. Jokowi-Ahok: 42,69 %
4. Hidayat-Didik: 11,57 %
5. Faisal-Biem: 4,89 %
6. Alex-Nono: 4,54 %


STEKPI

1. Foke-Nara: 34,38 %
2. Hendardji-Riza: 1,98 %
3. Jokowi-Ahok: 40,49 %
4. Hidayat-Didik: 12,58 %
5. Faisal-Biem: 5,11 %
6. Alex-Nono: 5,47 %


Lingkaran Survei Indonesia (LSI):

1. Foke-Nara: 34,17 %
2. Hendardji-Riza: 1,82 %
3. Jokowi-Ahok: 43,04 %
4. Hidayat-Didik: 11,77 %
5. Faisal-Biem: 4,83 %
6. Alex-Nono: 4,37 %

Indobarometer:

1. Foke-Nara: 33,8 %
2. Hendardji-Riza: 2,6 %
3. Jokowi-Ahok: 42,2 %
4. Hidayat-Didik: 11.5 %
5. Faisal-Biem: 5,1 %
6. Alex-Nono: 4,7 %

Saifulmujani Research and Consulting:

1. Foke-Nara: 33,54%
2. Hendardji-Riza: 2,02%
3. Jokowi-Ahok: 43,14%
4. Hidayat-Didik: 11,24%
5. Faisal-Biem: 5,08%
6. Alex-Nono: 4,98%

Jaringan Suara Indonesia (JSI)

1. Foke-Nara: 34,42 %
2. Hendardji-Riza: 1,88 %
3. Jokowi-Ahok: 41,97 %
4. Hidayat-Didik: 11,4 %
5. Faisal-Biem: 5,15 %
6. Alex-Nono: 5,16 %



Seorang polisi diduga bunuh diri dengan cara menembak kepalanya. Simak di "Reportase Malam", pukul 02.08 WIB Hanya di TransTV

(ahy/ahy)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    56%
    Kontra
    44%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000
    MustRead close