Rabu, 11/07/2012 21:59 WIB

Meski Capek, Jokowi Setia Ladeni Wawancara TV

Ferdinan - detikNews
Jakarta - Calon Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo tetap jadi incaran televisi untuk diwawancarai dalam siaran langsung. Meski mengaku lelah, Jokowi meladeni wawancara beberapa stasiun televisi.

"Kamu lihat wajah saya? Wajah saya capek, nanti pengennya tidur. Tapi kan saya harus meladeni teman-teman wartawan. Nanti kalau enggak, ada yang marah," kata Jokowi di Rumah Saya, Jalan Arab I. No 3C, Kelurahan Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (11/7/2012) malam.

Pantauan detikcom, Jokowi meladeni wawancara dengan Kompas TV, Sindo TV dan Beritasatu TV. Sebelumnya, Jokowi pun harus meladeni wawancara stasiun televisi saat berada di markas pemenangan di Jalan Borobudur Nomor 22, Jakpus.

Meski jam sudah menunjukkan pukul 21.00 WIB, puluhan pendukung Jokowi masih berkumpul di Rumah Saya. Kebanyakan dari mereka yang berbaju kotak-kotak duduk santai di pendopo, ada juga yang ikut berjejer di belakang Jokowi saat wawancara televisi.

Tak ada perayaan khusus meski hasil penghitungan cepat lembaga survei menunjukkan Jokowi di posisi pertama diikuti Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli. Jokowi hanya mengucapkan terimakasih atas kerja keras tim dan pendukungnya.

"Kepada seluruh relawan kami yang pada malam hari ini saya tidak bisa memberikan apa-apa kecuali semangat, saya kira itu yang bisa disampaikan," kata Jokowi disambut tepuk tangan.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(fdn/ahy)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 14/09/2014 14:52 WIB
    Lulung: Yang Penting Pak Ahok Manis Bicara, Ai Dukung
    Gb Haji Lulung mengaku sudah tidak ada masalah dengan Ahok yang bersuara keras soal kebobrokan DPRD jika pilkada tidak dilakukan langsung. Dia mengingatkan Ahok berhati-hati bicara sehingga tidak ada yang tersinggung.
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
44%
Kontra
56%