Rabu, 11/07/2012 17:23 WIB

'Hakim Karaoke' Dipecat, PN Denpasar Imbau Hakim Tak Gampang Tergoda

Gede Suardana - detikNews
Dok detikcom
Denpasar - Hakim Putu Suika dipecat Majelis Kehormatan Hakim (MKH) karena berkaraoke dengan pihak berperkara. Agar kejadian itu tidak terulang, Pengadilan Negeri (PN) Denpasar mengimbau para hakim tak mudah tergoda suap.

"Kita mengimbau para hakim tidak gampang tergoda," kata Humas PN Denpasar Amzer Simanjuntak di PN Denpasar, Jl Sudirman, Rabu (11/7/2012).

Putu Suika, sebelum dipecat, dinilai koleganya sebagai hakim yang sederhana. Ia berangkat dan pulang kerja dengan mengendarai motor Honda Revo.

Sebelum dipecat, Mahkamah Agung (MA) telah memeriksa majelis hakim, termasuk Suika yang menangani kasus gugatan perdata harta gono gini yang melibatkan WNA dan WNI. "Sudah dua kali datang ke Bali," kata Amser.

Saat itu, majelis yang diperiksa adalah kolega Suika, yaitu majelis Dewie Iswani dan Puji Harian. "Hasil pemeriksaan, menuju satu nama yakni Suika," kata Amser.

Amser menambahkan, pihaknya akan menggelar pertemuan untuk membahas pasca putusan KY tersebut. Disebutkan kasus yang ditangani Suika akan dilimpahkan ke hakim lainnya.


(gds/try)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 21/05/2013 11:43 WIB
      15 Tahun Reformasi
      Emha Ainun Nadjib: Reformasi Itu Omong Kosong
      Gb Budayawan Emha Ainun Nadjib berada di pusaran arus perubahan kekuasaan 1998. Dia adalah salah satu tokoh yang dengan lantang meminta Presiden Soeharto mengundurkan diri dari jabatannya. Tapi reformasi yang terjadi sampai saat ini, kata dia, palsu belaka. Mengapa?
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    89%
    Kontra
    11%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel