Rabu, 11/07/2012 14:19 WIB

Jokowi Dominasi TPS Megawati, Tepuk Tangan Membahana

Moksa Hutasoit - detikNews
Jakarta - Nomor 1 dan nomor 3 adalah nomor yang terus menerus disebut oleh panitia di TPS 031, Jl Kebagusan IV, Jakarta Selatan. Hingga tak lama kemudian, nomor 3 lebih sering disebut.

"Nomor satu! Nomor tiga! Nomor satu! Nomor tiga! Nomor tiga! Nomor tiga! Nomor tiga!" begitulah suara panitia perempuan yang membawa mikrofon membacakan penghitungan kartu suara, Rabu (11/7/2012).

TPS 031 terletak di depan rumah Megawati Soekarnoputri. Di sinilah Mega ditemani Jokowi, cagub nomor 3, mencoblos beberapa jam sebelumnya. Saat itu Jokowi yang sedang cuti dari Walikota Solo dan tidak memiliki hak suara dalam pilgub ini karena tak ber-KTP Jakarta, mengenakan kemeja putih. Sedang Megawati mengenakan kemeja kotak-kotak yang menjadi ikon Jokowi-Ahok.

Menurut panitia, DPT di TPS 031 mencapai 573 undangan. Warga yang datang untuk mendaftarkan ulang ke TPS 356 orang, namun hanya 343 dari angka itu yang mencoblos di bilik suara.

Proses penghitungan suara hingga pukul 14.15 WIB masih berlangsung. Semua tempat duduk di TPS tersebut penuh terisi. Sejumlah warga memilih berdiri di luar TPS dan turut bertepuk tangan ketika nomor 3 disebut. Mereka berteriak horeee.... Tapi bila nomor selain 3 yang muncul, maka mereka diam saja.

Saat berita ini diturunkan, Jokowi masih mendominasi diikuti Fauzi Bowo, Hidayat Nurwahid, Faisal Basri, Alex Noerdin. Sedangkan Hendardji belum mendapat suara.

Mega dan Jokowi tidak menghadiri penghitungan suara itu. Pendukung Jokowi yang menjadi saksi di TPS itu mengenakan kemeja kotak-kotak.


Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(mok/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
73%
Kontra
27%