Detik.com News
Detik.com
Rabu, 11/07/2012 11:45 WIB

Alex Noerdin Dampingi Nono Sampono Nyoblos di TPS 02

Salmah Muslimah - detikNews
Jakarta - Dengan berkemeja putih calon Wakil Gubernur DKI, Nono Sampono, mendatangi TPS 02 di Tanjung Barat, Jakarta Selatan. Nono didampingi Alex Noerdin yang tidak ikut memilih dalam pemilihan gubernur kali ini.

Alex Noordin datang bersama istrinya di kediaman Nono di Jl Merak Mas Blok E, Tanjung Barat, Jakarta Selatan. Alex mengenakan kemeja putih lengan pendek, sedangkan istrinya mengenakan baju merah. Mereka berdua tiba sekitar pukul 09.30 WIB.

Pukul 10.00 WIB Alex dan Nono berjalan menuju TPS 02 yang berjarak sekitar 200 meter dari kediaman Nono. Selain Alex, Nono juga didampingi oleh istri dan ketiga anaknya.
Sepanjang perjalanan mereka berbincang ringan tentang kondisi kompleks yang ditinggali Nono.

"Wah di sini banyak pohonnya ya Pak jadi teduh," kata Alex kepada Nono.

Mereka berjalan melewati rumah-rumah besar yang terdapat di kompleks tersebut. Kemudian Alex memasuki TPS dan memberikan suaranya di TPS tersebut. Usai memberikan suara, Nono mengungkapkan ada salah satu anggota keluarganya yang hampir tidak mendapat kartu undangan untuk memberikan suara.

"Di rumah ada 5 orang tapi dikasih baru 4 undangan. Satu undangan baru dapat kemarin, itu seharusnya bareng dan baru dapat setelah diminta," keluh Nono.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(nal/vit)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Segera Revisi PP Ganti Rugi Salah Tangkap Rp 1 Juta!

Ganti rugi Rp 1 juta bagi korban salah tangkap dinilai sudah tidak layak lagi. Ahli pidana UII Dr Mudzakkir mengatakan PP No 27 Tahun 1983 memuat ketentuan yang sudah tidak sesuai lagi dengan keadaan sekarang. Untuk itu, Dr Mudzakkir mengusulkan PP itu harus diubah dan memasukkan ganti rugi sesuai dengan kurs terkini. Bila Anda setuju dengan usulan Dr Mudzakkir, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%