detikcom
Rabu, 11/07/2012 08:41 WIB

Titip-menitip Jadi Direksi BUMN

Deden Gunawan - detikNews
Jakarta - Said Didu pernah dibuat geleng-geleng kepala. Di mejanya, saat masih menjabat Sekretaris Menteri BUMN, teronggok seribu curriculum vitae (CV) pelamar jabatan direksi dan komisaris perusahaan-perusahaan BUMN.

Tak hanya jumlah berkasnya saja yang menggunung. Said Didu terkejut ketika mengetahui fakta 65 persen dari pelamar itu berasal dari partai politik. Sebanyak 15 persen tokoh-tokoh pengusaha. “Sisanya professional dan penggembira,” ungkapnya kepada majalah detik.

Sesmen BUMN tiga periode menteri (Sugiharto, Sofyan Djalil, dan Mustafa Abu Bakar) itu tak menyebut kapan peristiwa itu terjadi. Yang jelas, berkas lamaran dari orang parpol itu langsung dimasukkannya ke keranjang sampah. “Saya buang,” ucapnya.

Untuk membersihkan jajaran BUMN dari para politikus, kata Said Didu, kemudian pemerintah menerbitkan Perpres No. 5 Tahun 2005. Di dalam aturan itu, anggota direksi BUMN dilarang menjadi pengurus parpol atau calon anggota legislatif. Tujuannya untuk menghindari benturan kepentingan.

***

Tulisan lengkap Dahlan Iskan Kena Semprit bisa dibaca di edisi terbaru Majalah Detik (edisi 32, 9 Juli 2012). Edisi ini mengupas tuntas kasus Dahlan Iskan dengan tema ‘Dahlan Iskan Kena Semprit’ juga ikuti artikel lainnya yang tidak kalah menarik seperti rubrik Nasional membahas ‘Foke – Popularitas Tinggi, Kepercayaan Rendah’ Internasional ‘Perempuan Arab Mendobrak Pingitan’, rubrik gaya hidup ‘Mendongeng di Zaman Sibuk’, berita komik ‘Polisi Dihajar Maling’ rubrik seni dan hiburan dan review film ‘The Amazing Spider-Man’, WKWKWK ‘Jambret Diceburkan ke Kali’, serta masih banyak artikel menarik lainnya.

Untuk aplikasinya bisa di-download di apps.detik.com dan versi pdf bisa di-download www.majalahdetik.com Selamat menikmati!


Disiksa dan Tidak Digaji Selam 15 Bulan, 2 PRT di Medan Kabur Dari Rumah Majikannya. Simak Selengkapnya di "Reportase Pagi Akhir Pekan", pukul 04.30 - 05.30 WIB Hanya di TransTV

(iy/iy)

Dapatkan ulasan lengkap Fokus dengan mendownload edisi Majalah detik melalui tablet Android dan iPad, atau download versi PDFnya di majalahdetik.com.





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Laporan Khusus Terbaru Indeks Laporan Khusus ยป
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    58%
    Kontra
    42%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000