Selasa, 10/07/2012 16:08 WIB

Akbar Ditemukan Tewas Bunuh Diri di Kamarnya

Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews
Makassar - Akbar, remaja berusia 20 tahun, ditemukan tewas gantung diri di kamar kosnya, di Jalan Baji Gau 5 Blok H24, Makassar. Belum diketahui penyebab korban melakukan aksi nekat tersebut.

Jasad Akbar pertama kali disaksikan oleh tetangga kamar korban bernama Ina Kaflah, sekitar pukul 10.30 WITa, Selasa (10/7/2012. Awalnya Ina curiga karena kamar Akbar tertutup rapat. Tak ada suara sedikitpun. Ina pun mencoba mengetuk pintu kamar, namun tak ada jawaban.

Karena penasaran, Ina memanjat bagian depan kamar. Ia terperanjat menyaksikan kawannya dalam posisi tengkurap dan lehernya terlilit kabel antena TV.

Saat itu juga Ina berusaha mencungkil pintu kamar Akbar dengan menggunakan pisau dibantu oleh Wulandari (17 tahun), kekasih korban yang juga tinggal di rumah kos tersebut. Saat masuk ke dalam kamar, Wulandari melepas lilitan kabel yang menjerat leher kekasihnya. Wulandari yang dibantu Ina dan tetangga kamar korban lainnya kemudian membawa jenazah Akbar ke rumah sakit Bhayangkara dengan menggunakan becak motor yang lokasinya tidak jauh dari tempat kejadian perkara.

Kapolsek Tamalate, AKP Suaeb Majid yang dihubungi detikcom, menyebutkan dugaan sementara penyebab kematian Akbar karena bunuh diri. Pihaknya juga sudah melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi dan kekasih korban. "Kami tidak menemukan wasiat atau catatan korban sebelum meninggal, dugaan sementara karena bunuh diri. Motif bunuh dirinya belum diketahui," jelas Suaeb.

Saat ini, jenazah Akbar masih disimpan di ruang jenazah RS Bhayangkara. Pihak forensik RS Bhayangkara juga sedang menunggu kedatangan keluarga korban yang tinggal di luar Makassar sebelum proses autopsi.

(mna/try)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 21/05/2013 11:43 WIB
      15 Tahun Reformasi
      Emha Ainun Nadjib: Reformasi Itu Omong Kosong
      Gb Budayawan Emha Ainun Nadjib berada di pusaran arus perubahan kekuasaan 1998. Dia adalah salah satu tokoh yang dengan lantang meminta Presiden Soeharto mengundurkan diri dari jabatannya. Tapi reformasi yang terjadi sampai saat ini, kata dia, palsu belaka. Mengapa?
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    100%
    Kontra
    0%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel