detikcom
Selasa, 10/07/2012 02:45 WIB

Kisruh DPT Belum Tuntas, Mungkinkah Pilgub DKI Ditunda?

Prins David Saut - detikNews
Jakarta - Persoalan Daftar Pemilih Tetap dalam pilgub DKI Jakarta 2012 masih belum mencapai klimaks. Walau tinggal sehari, mungkinkah pilgub untuk memilih pemimpin Jakarta tersebut bisa ditunda?

Opsi penundaan pilgub DKI Jakarta dinilai memerlukan kesepakatan dari setiap pasangan calon yang merasa dirugikan oleh DPT. Bahkan masih bisa dikatakan terbuka hingga saat ini demi pilgub yang jujur dan adil.

"Penundaan pencoblosan Pilgub DKI bisa dilakukan, itu tergantung kesepakatan bersama pasangan-pasangan kandidat. Opsi itu masih terbuka jika ingin menghadirkan Pilgub yang sehat," ujar pengamat politik, Andrinof Chaniago, pada detikcom, Senin (9/7/2012).

Andrinof menilai penyelesaian persoalan ini tidaklah sulit. Pasalnya, Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) telah mengeluarkan surat peringatan kepada KPU DKI Jakarta terkait DPT.

"Penyelesaian adanya 900 ribu hingga 1,4 juta pemilih fiktif dari 6,9 juta DPT yang diumumkan KPU sebetulnya tidak sulit. Apalagi, DKPP telah menjatuhkan sanksi peringatan tertulis dan mendesak KPU agar kisruh DPT segera diselesaikan," yakin Andrinof.

Menurut Andrinof, agar persoalan DPT dapat selesai dengan cepat memerlukan koreksi bersama oleh setiap pasangan calon. "Untuk mempercepat proses penyelesaian masalah DPT, para pasangan kandidat bisa melakukan koreksi bersama dengan mencoret nama-nama yang fiktif atau ganda," ujarnya.

Andrinof sendiri mengharapkan persoalan DPT bisa diselesaikan sebelum hari pemilihan yang kurang dari dua hari lagi. Namun, ia menyarankan jika tidak memungkinkan opsi penundaan bisa saja dilaksanakan.

"Kita harapkan bisa selesai sebelum 11 Juli. Namun, jika waktu tidak mencukupi, atas kesepakatan bersama bisa dilakukan penundaan Pilgub DKI," tutup Andrinof.


Disiksa dan Tidak Digaji Selam 15 Bulan, 2 PRT di Medan Kabur Dari Rumah Majikannya. Simak Selengkapnya di "Reportase Pagi Akhir Pekan", pukul 04.30 - 05.30 WIB Hanya di TransTV

(vid/mok)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    58%
    Kontra
    42%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000