detikcom
Selasa, 10/07/2012 01:36 WIB

Pelaku Anggap Dosen Filsafat yang Ditusuk Adalah Guru Spiritual

Prins David Saut - detikNews
Foto: istimewa
Jakarta - Dosen Filsafat UGM, Farid Mustofa yang menjadi korban penusukan oleh rekan diskusinya di jejaring sosial tidak mengenal pelaku. Pelaku mengaku memuja korban layaknya guru spiritual.

"Saya tidak kenal, jadi cuma diskusi biasa, tapi kok makin tidak jelas. Lalu dia memuja saya, dia anggap saya guru spiritualnya," kata Farid pada detikcom, Senin (9/7/2012).

Farid mengaku sudah berdiskusi dengan pelaku sejak dirinya berada di Jerman. Ia mengetahui pelaku bernama Khaerudin yang merupakan bekas mahasiswa Filsafat UGM 2007 dari para mahasiswanya.

"Diskusi dengan dia sudah sejak saya di Jerman. Saya tahu dia mahasiswa Filsafat kata mahasiswa saya tapi saya tidak tahu," ujar Farid.

Farid merasakan kejanggalan dalam diri Khaerudin dari status dan foto halaman jejaring sosialnya. Ia sempat untuk memutuskan tidak berhubungan lagi dengan Khaerudin karena hal tersebut.

"Diskusi itu awal-awal saja, juga komentarnya dia dalam note saya di facebook. Tapi kok saya lihat statusnya mulai aneh bahkan sampai fotonya ada yang bergambar tanduk. saya pikir, ini tidak boleh terus berhubungan," terang Farid.

Perasaan janggal terhadap kepribadian Khaerudin akhirnya terbukti. Menurut Farid, Khaerudin terakhir mengaku sakit dan hanya dirinya yang bisa menyembuhkan Khaerudin.

"Akhir-akhir dia bilang sakit, katanya disantet, terus bilang hanya saya yang bisa sembuhkan dia. Terus dia mengaku sudah berobat kemana-mana hingga ke Banyuwangi, tapi dia bilang saya yang bikin sakit. Saya tidak paham soal itu," heran Farid.

Hingga Khaerudin memaksa bertemu dengan Farid, namun ia enggan menemui pria yang akrab disapa Udin tersebut. "Terus dia mau datang ke rumah, saya bilang saya tidak bisa bertemu dengannya. Sampai kejadian seperti ini," tutup Farid.

Pada berita sebelumnya, Udin menusuk Farid dari belakang di Masjid dekat kediaman Farid. Akibat penusukan tersebut Farid dilarikan ke rumah sakit dan mendapatkan jahitan di leher kanannya.


Seorang polisi diduga bunuh diri dengan cara menembak kepalanya. Simak di "Reportase Malam", pukul 02.08 WIB Hanya di TransTV

(vid/mok)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    56%
    Kontra
    44%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000