Senin, 09/07/2012 23:19 WIB
Drama Persidangan di Ranjang Pesakitan, Nenek Loeana Bantah Menipu
Hal itu disampaikan Kuasa Hukum Sumardhan. Menurutnya, nenek Loeana tidak menipu Masagung dalam proses jual beli tanah seluas 20 ribu meter persegi tahun 2004.
"Tidak ada penipuan dan penggelapan. Jika mau, silakan ambil tanahnya di notaris. Jika mau uangnya silakan ambil di PN Denpasar karena sudah kami titipkan Rp 1 miliar," kata Sumardhan pada jumpa pers di kantor notaris, Denpasar, Senin (9/7/2012).
Hal itu didukung oleh notaris Liang Budiarta yang mengurus sertifikat tanah Loeana saat dibeli Putra Masagung. Diceritakan, tahun 2004 terjadi transaksi oleh tiga orang yaitu Loeana, Masagung dan Rety. Mereka membuat perjanjian jual beli tanah seluas 20 ribu meter persegi. Tujuh ribu milik Putra Masagung, sekitar 12 ribu Ibu Rety. Namun, tak lama Rety mundur dari rencana jual beli itu karena sertifikat tak bisa dipecah.
Saat ini, sertifikat tanah milik Putra Masagung sudah ada di pihaknya. Ia pun berupaya mengabarkan Putra Masagung melalui surat sebanyak dua kali tapi tak ada konfirmasi.
Sumardhan menilai proses hukum pidana terhadap nenek Loeana yang masih terbaring sakit di RSUP Sanglah penuh rekayasa. Hal itu telah dilaporkan ke Mahkamah Agung (MA).
(gds/mok)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Kelelahan, Bupati Tegal Meninggal Dunia
1,379 share this. -
Akhirnya, Prancis Resmi Legalkan Pernikahan Sesama Jenis
976 share this. -
Ditolak Bercinta, Gadis 19 Tahun Gigit Penis Kekasihnya
862 share this. -
Konglomerat Swedia Kalah Melawan Pedagang Glodok
770 share this. -
Kapal Malaysia Tertangkap Curi Ikan di Selat Malaka
746 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Sabtu, 18/05/2013 19:12 WIB
Kompolnas Bantah Undang Aiptu Labora
-
Sabtu, 18/05/2013 18:44 WIB
Kompolnas Minta Polri Profesional Kelola Sengketa Lahan Pertambangan
-
Sabtu, 18/05/2013 17:44 WIB
Aiptu Labora Sitorus Sambangi Kompolnas
-
Sabtu, 18/05/2013 17:23 WIB
Ini Alasan MA Kalahkan IKEA Melawan IKEMA di Perebutan Merek
-
Sabtu, 18/05/2013 16:49 WIB
Kelelahan, Bupati Tegal Meninggal Dunia
-
Sabtu, 18/05/2013 16:45 WIB
Kelelahan, Bupati Tegal Meninggal Dunia
-
Sabtu, 18/05/2013 16:35 WIB
Konglomerat Swedia Kalah Melawan Pedagang Glodok
-
Sabtu, 18/05/2013 19:12 WIB
Kompolnas Bantah Undang Aiptu Labora
-
Sabtu, 18/05/2013 17:14 WIB
Ini Alasan MA Kalahkan IKEA Melawan IKEMA di Perebutan Merek
-
Sabtu, 18/05/2013 17:34 WIB
Lakukan Penodaan Alquran di Pakistan, Pria Asal China Diamankan Polisi
-
Sabtu, 18/05/2013 17:44 WIB
Aiptu Labora Sitorus Sambangi Kompolnas
-
Sabtu, 18/05/2013 17:15 WIB
Korut Kembali Luncurkan 3 Rudal Jarak Pendek
-
Sabtu, 18/05/2013 17:03 WIB
Pengurus Pemuda Pancasila Tuban 'Dikeroyok' 7 Pria Diduga Debt Collector
-
419 Komentar
-
232 Komentar
-
225 Komentar
-
216 Komentar
-
210 Komentar
-
208 Komentar
-
203 Komentar
-
200 Komentar
-
Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
ProKontra
Index »
Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS
Pro
Kontra
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,834.000
- Rp .000
MustRead
close
-
Sabtu, 18/05/2013 09:28 WIB
Pesan di Balik Eksekusi Mati 3 Pembunuh Sadis Jurit Cs
-
Sabtu, 18/05/2013 09:06 WIB
Tolak Eksekusi Tanah, Warga Tutup Jalan I Gusti Ngurah Rai
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer

.gif)





_5.gif)



Namanya Markamah. Semangat perempuan berusia 46 tahun ini tak pernah padam untuk menyalakan lilin pendidikan di tempat-tempat marjinal. Mulai dari memberantas buta huruf di Marunda, mengajar anak-anak PSK di Jakarta Barat hingga kini menjalankan roda sekolah semi permanen yang dikepung pabrik.
Prinsip Sun Tzu dalam bukunya The Art of War, “Pertahanan Terbaik adalah Menyerang” nampaknya sedang diadopsi oleh PKS saat terjepit berhadapan dengan kasus hukum di KPK. Upaya perlawananoleh PKS yaitu melaporkan sejumlah penyidik dan jubir KPK kepada Kepolisian.
