Senin, 09/07/2012 23:02 WIB

Toni Rela Menjambret Demi Persalinan Istri

Prins David Saut - detikNews
Jakarta - Toni rela melakukan tindakan melanggar hukum demi biaya persalinan istrinya. Pria yang berprofesi sebagai sopir angkutan umum ini menjambret sebuah kalung emas lima karat.

"Istri saya sudah hamil 3 bulan. Jangan kan untuk biaya bersalin istri, makan sehari-hari saja susah. Makanya saya spontan menjambret untuk persiapan bersalin," kata Toni saat ditemui di Mapolsektro Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (9/7/2012).

Pria berusia 32 tahun tersebut melakukan aksinya saat melihat korban bernama Rismawati melintas berboncengan dengan keponakannya, Budi, di Jalan Danau Sunter Selatan, Jakarta Utara. Tergiur dengan kalung emas tersebut, Toni langsung mengejar korbannya bersama dengan temannya, Pay.

"Saya saat itu sedang nongkrong di Danau Sunter bersama teman, nggak ada niat buat jambret. Tapi, tiba-tiba ada orang yang melintas dan keliatan pakai emas," ujar Toni.

Toni yang memboncengi Pay lalu merebut kalung korbannya dari atas motor dan kabur ke arah Kemayoran. Namun naas, Toni terjebak macet di Jalan Jiung dan ternyata korbannya mengejarnya.

"Saya yang nyetir, saya dekati motornya, lalu saya juga yang rampas kalungnya. Terus yang bawa motor itu (korban) mengejar kita, pas di lampu merah jalan macet kita diteriaki maling," jelas Toni.

Alhasil, Toni dan Pay dikerubungi massa yang hendak menghakimi mereka. Sayangnya, rekan Toni berhasil melarikan diri dan Toni menjadi bulan-bulanan massa.

"Saya tidak sempat kabur, soalnya warga sudah banyak," kisah Toni.

Namun Toni selamat dari amuknya massa setelah kepolisian dari Polsek Tanjung Priok mengamankan dirinya. Ia pun dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun.

"Tersangka dijerat pasa 363 KUHP tentang pencurian dan diancam hukuman di atas 5 tahun penjara," kata Kanitreskrim Polsek Tanjung Priok, AKP Sutikno, di lokasi yang sama.

(vid/mok)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 21/05/2013 11:43 WIB
      15 Tahun Reformasi
      Emha Ainun Nadjib: Reformasi Itu Omong Kosong
      Gb Budayawan Emha Ainun Nadjib berada di pusaran arus perubahan kekuasaan 1998. Dia adalah salah satu tokoh yang dengan lantang meminta Presiden Soeharto mengundurkan diri dari jabatannya. Tapi reformasi yang terjadi sampai saat ini, kata dia, palsu belaka. Mengapa?
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    89%
    Kontra
    11%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel