detikcom
Senin, 09/07/2012 22:53 WIB

Anggota Dewan Tinggalkan Acara Sebelum Mendagri Resmikan Gedung DPRD

Khairul Ikhwan - detikNews
Medan - Penggunaan Gedung baru DPRD Sumatera Utara (Sumut) ditandai dengan peresmian yang dilakukan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi. Tapi, belum lagi pita digunting, sejumlah anggota dewan justru memilih meninggalkan lokasi acara, Senin (9/7/2012) sore.

Anggota dewan yang meninggalkan acara antara lain anggota Komisi A DPRD Sumut, Syamsul Hilal, anggota Komisi C Ramli dan anggota Komisi A Hasbullah Hadi. Langkah meninggalkan acara tersebut, antara lain dipicu kekecewaan terhadap pengamanan acara yang dinilai berlebihan.

Polisi membuat blokade di depan pagar utama gedung DPRD Sumut, Jl. Imam Bonjol, Medan, untuk menghalangi aksi demo sekitar 200 petani di depan gedung dewan.

"Saya memahami peresmian dilakukan menteri, meski begitu, layaknya polisi sebagai warga negara, memberi kesempatan kepada petani untuk menyampaikan aspirasinya," sebut Syamsul yang segera menjumpai massa petani dan berorasi di sana, sementara Gamawan Fauzi berpidato di hadapan para undangan.

Kendati ada anggota dewan yang meninggalkan acara, peresmian tetap berlanjut. Didampingi Plt Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho, Gamawan menekan tombol sirine dan menggunting pita. Pertanda gedung baru dengan biaya pembangunan sekitar Rp 189 miliar tersebut resmi dipergunakan anggota dewan yang seluruhnya berjumlah 100 orang.


Ikuti berbagai peristiwa hangat yang terjadi hari ini di "Reportase Sore", Pukul 16.30 WIB, Hanya di TRANS TV

(rul/mok)





Sponsored Link
Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019

Dalam berbagai survei, nama Gubernur DKI Jokowi menempati posisi teratas capres potensial 2014. Suara-suara yang menginginkan Jokowi maju menjadi Capres di Pilpres 2014 juga cukup kencang. Tetapi menurut peneliti politik senior LIPI, Siti Zuhro, Jokowi akan lebih kuat jika berkompetisi di Pilpres 2019. Bila Anda setuju dengan Siti Zuhro, pilih Pro!
Pro
34%
Kontra
66%