BBC Indonesia
Senin, 09/07/2012 20:16 WIB

Protes di Arab Saudi menentang penahanan ulama Syiah

BBCIndonesia.com - detikNews
Dua orang tewas di Arab Saudi dalam protes menentang penahanan seorang ulama Syiah.

Para aktivis mengatakan Akbar al-Shakuri dan Mohammed al-Filfil ditembak polisi saat menghadiri demonstrasi di Qatif, kota di timur Saudi.

Kementrian dalam negeri menyatakan tidak ada bentrokan dengan polisi dan bahwa insiden itu tengah diselidiki.

Sebelumnya, para pejabat mengatakan ulama itu, Sheikh Nimr al-Nimr, terluka dalam kecelakaan mobil saat aparat keamanan mengejarnya.

Ulama itu mengatakan dalam pidato 10 hari lalu bahwa ia yakin penahanannya dapat menjadi "motivasi" unjuk rasa lebih lanjut untuk menuntut reformasi, dan mengakhiri diskriminasi sektarian serta dibebaskannya tahanan politik.

Penduduk mayoritas di kawasan timur Arab Saudi yang kaya minyak adalah warga Syiah.

Komunitas Syiah selama ini mengeluh mereka terpinggir di tangan kelompok Sunni yang memerintah.

Dua korban meninggal

Unjuk rasa pecah bulan Maret 2011 lalu saat pemberontakan terjadi di Bahrain, yang memiliki penduduk mayoritas Syiah dengan keluarga kerajaan Sunni.

Pemberontakan di Bahrain diredam dengan bantuan pasukan Saudi dan negara-negara Teluk.

Kementrian dalam negeri mengatakan menyusul penamahan Sheikh Nimr hari Minggu (08/07), "sejumlah orang" berkumpul di al-Awamiya, kota yang terletak tidak jauh dari Qatif.

"Bunyi tembakan terdengar di beberapa tempat. Namun tidak terjadi konfrontasi," menurut kementrian dalam negeri.

Pasukan keamanan kemudian memberitahu rumah sakit setempat bahwa empat orang dibawa oleh keluarga mereka, tambah kementrian dalam negeri.

"Dua di antara mereka meninggal. Dua lainnya luka ringan. Pihak berwenang tengah menyelidiki insiden itu."

Aktivis dan situs Syiah melaporkan dua pria tewas saat polisi melepaskan tembakan untuk membubarkan demonstrasi di jalan Riyadh, Qatif, tempat ratusan orang melakukan demonstrasi, seperti yang tertangkap dalam foto.

(bbc/bbc)



  • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
    Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
    Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
ProKontra Index »

Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
Pro
56%
Kontra
44%
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
  • Rp .000
  • Rp .000