detikcom
Senin, 09/07/2012 19:50 WIB

Duh! Hendardji dan Nono Sampono Belum Dapat Undangan Pencoblosan

Moksa Hutasoit - detikNews
Hendardji (dok. detikcom)
Jakarta - Pencoblosan Pilkada DKI Jakarta tinggal dua hari lagi. Namun calon Gubernur, Hendardji Supandji dan calon Wakil Gubernur, Nono Sampono, ternyata belum juga mendapat surat undangan pencoblosan sampai malam ini.

"Saya belum terima," ujar Nono kesal, saat dihubungi detikcom, Senin (9/7/2012).

Nono beserta keluarga besar yang tinggal di kompleks Marinir, Cilandak, mengaku belum mendapat surat undangan. Bukan itu saja, Nono juga mendapat informasi, warga yang tinggal di kawasan Tanjung Barat Estate serta Tanjung Mas, juga belum dapat.

"Nggak karuan ini, padahal sudah sebentar lagi," jelas Nono.

Hal yang sama juga dialami oleh Hendardji yang tinggal di kawasan Cipete. "Saya belum dapat juga," kata Hendardji.

Sementara itu, calon wagub Nachrowi Ramli mengaku sudah menerima undangan itu pagi tadi. Ia bakal mendapat kesempatan memilih di kawasan Condet, Batu Ampar, TPS 29.

Pasangan Hendardji, Riza Patria, juga sudah dapat surat undangan di TPS 2, Muara Angke. Setali tiga uang dengan pasangan Faisal-Biem.

"Saya sudah dapat untuk di Jagakarsa, Jl Gandaria, TPS 25. Bang Faisal juga sudah dapat, tadi saya baru saja ketemu," tegasnya.

Sedangkan pasangan Jokowi, Basuki Purnama (Ahok), sudah mendapatkan surat pemberitahuan dan kartu pemilihan di TPS 059, Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan.



Simak rangkuman aneka berita penting dan menarik sepanjang hari ini di "Reportase Malam" Pukul 0.30 WIB hanya di TransTV

(mok/nwk)





Sponsored Link
Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019

Dalam berbagai survei, nama Gubernur DKI Jokowi menempati posisi teratas capres potensial 2014. Suara-suara yang menginginkan Jokowi maju menjadi Capres di Pilpres 2014 juga cukup kencang. Tetapi menurut peneliti politik senior LIPI, Siti Zuhro, Jokowi akan lebih kuat jika berkompetisi di Pilpres 2019. Bila Anda setuju dengan Siti Zuhro, pilih Pro!
Pro
33%
Kontra
67%