Senin, 09/07/2012 12:02 WIB

Bupati Buol Masih Diperiksa, Keluarga Belum Diizinkan Jenguk

Sukma Indah Permana - detikNews
Jakarta - Kakak perempuan dan dua orang kerabat Bupati Buol, Amran Batalipu hari ini berniat menjenguk di tahanan KPK. Namun, rencana ini batal karena tak mendapat izin dari pihak KPK.

"Hari ini kan sedang diperiksa. Nanti kalau sedang tidak diperiksa, boleh dijenguk," ujar jubir KPK, Johan Budi, saat dihubungi detikcom, Senin (9/7/2012).

Hingga saat ini belum ada keluarga dari Buol yang datang ke Jakarta untuk menjenguk Amran.

"Keluarga dari Jakarta aja, yang perempuan itu tadi kakak perempuannya. Yang dari Buol belum ada yang datang," ujar seorang pria yang mengaku sebagai kerabat Amran kepada wartawan di Gedung KPK.

Setelah tidak mendapat izin, tiga orang keluarga Amran pun pulang tanpa memberi keterangan lagi kepada wartawan.

Amran memang saat ini sedang menjalani pemeriksaan untuk kasus suap terkait Hak Guna Usaha (HGU) perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Buol kepada Hardaya Inti Plantations. Pukul 9.50 WIB tadi, Amran memasuki gedung KPK dengan menggunakan jaket tahanan KPK dan juga peci hitam.

Dalam kasus suap ini, KPK sudah mencegah tujuh orang. Mulai dari Direktur PT Hardaya Inti Plantation, Totok Lestiyo, Sukirno, Kirana Wijaya; dari PT Cakra Cipta Murdaya, Siti Hartati Murdaya; Bupati Buol, Amran Batalipu; dan 3 orang dari PT Hardaya Inti Plantations lainnya yaitu Benhard, Arim dan Seri Sirithorn.

(mad/mad)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 21/05/2013 11:43 WIB
      15 Tahun Reformasi
      Emha Ainun Nadjib: Reformasi Itu Omong Kosong
      Gb Budayawan Emha Ainun Nadjib berada di pusaran arus perubahan kekuasaan 1998. Dia adalah salah satu tokoh yang dengan lantang meminta Presiden Soeharto mengundurkan diri dari jabatannya. Tapi reformasi yang terjadi sampai saat ini, kata dia, palsu belaka. Mengapa?
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    100%
    Kontra
    0%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel