Detik.com News
Detik.com
Senin, 09/07/2012 11:37 WIB

Assad Tuding AS Berperan dalam Konflik Suriah

Rita Uli Hutapea - detikNews
Assad Tuding AS Berperan dalam Konflik Suriah Foto: AFP
Damaskus, - Presiden Suriah Bashar al-Assad menuding pemerintah Amerika Serikat berperan dalam konflik di Suriah dengan mendukung geng-geng bersenjata untuk mendestabilisasi negara.

Dalam wawancara dengan stasiun televisi Jerman, ARD, Assad mengatakan bahwa AS merupakan bagian dari konflik Suriah. "Mereka menawarkan dukungan politik ke geng-geng tersebut untuk mendestabilisasi Suriah," cetus Assad.

"Selama Anda menawarkan dukungan apapun bagi para teroris, Anda adalah mitra. Apakah Anda mengirimkan mereka persenjataan atau uang atau dukungan publik, dukungan politik di PBB, di manapun," imbuh Assad seperti diberitakan Press TV, Senin (9/7/2012).

Assad pun menuding kelompok-kelompok terorislah yang melakukan pembantaian di Kota Houla, Homs pada 25 Mei lalu yang menewaskan 108 orang, termasuk 49 anak dan 34 wanita. Dikatakan Assad, geng-geng bersenjata di Suriah melakukan kekejaman itu saat "mengenakan seragam tentara, seragam militer kami untuk menyebutkan bahwa itu militer".

Sebelumnya pafa 3 Juni lalu, Assad mencetuskan bahwa Suriah "tengah menghadapi perang dari luar negeri dan bahwa upaya-upaya tengah dilakukan untuk melemahkan Suriah, melanggar kedaulatannya."

Krisis yang terjadi di Suriah sejak Maret 2011 lalu dilaporkan telah menewaskan lebih dari 15 ribu orang. Sebagian besar korban adalah warga sipil. Pemerintah negara-negara Barat telah menyerukan Assad untuk meletakkan jabatannya sebagai upaya menyelesaikan pergolakan berkepanjangan di negeri itu.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(ita/nrl)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%