detikcom
Sabtu, 07/07/2012 17:12 WIB

Kampanye Terakhir Faisal-Biem Naik Odong-odong

Prins David Saut - detikNews
Jakarta - Hari terakhir kampanye membuat pasangan cagub-cawagub totalitas mengkampanyekan diri mereka. Seperti yang dilakukan oleh Faisal Basri dan Biem Benyamin yang berkampanye bersama sekitar dua ribu pendukungnya.

Pantuan detikcom di Velodrome, Jl Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur, Sabtu (7/7/2012) Faisal Basri hadir pukul 15.00 WIB bersama dengan anak lelakinya. Faisal mengenakan kemeja putih ditemani oleh Biem Benyamin yang sebelumnya sempat datang pada pukul 13.30 WIB.

Faisal-Biem memasuki arena Velodrome dengan naik odong-odong. Sebelum menuju panggung, mereka mengitari arena Velodrome untuk menyapa pendukungnya.

Usai menyapa para pendukung, Faisal-Biem diarak menuju panggung. Ia berharap kampanye hari terakhir dapat berlangsung tertib dan meriah.

"Kami berharap dapat menghadirkan Jakarta di rumah dan kampung kita, serta meneguhkan tekad untuk memenangkan warga," kata Faisal.

(trq/gah)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS

    PKS melakukan perlawanan ke KPK dengan akan melaporkan penyidik KPK ke Mabes Polri. Menurut konsultan politik Dimas Oky Nugroho dari Akar Rumput Strategic Political Consulting, aksi PKS ini justru akan menjadi bumerang, kehilangan simpati publik. Lebih baik, PKS tak ikut campur dalam kasus Luthfi Hasan Ishaaq. PKS bisa mencontoh partai lainnya bila berhadapan dengan KPK dengan melakukan pembersihan internal. Bila Anda setuju dengan pernyataan Dimas Oky Nugroho, pilih Pro!
    Pro
    46%
    Kontra
    54%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel