detikcom
Jumat, 06/07/2012 23:22 WIB

Jhon Kei akan Keluar dari RS Polri Malam Ini, Polisi Siaga

Edward Febriyatrii Kusuma - detikNews
Jakarta - Tersangka pembunuhan bos PT Sanex Steel, Tan Hari Tantono alias Ayung, Jhon Kei direncanakan keluar dari RS Polri, Sabtu (7/7/) pukul 00.00 WIB. Jhon Kei akan dipulangkan setelah 120 hari dirawat di rumah sakit tersebut.

"Batas waktu saya 120 hari sampai dengan pukul 00.00 WIB. Sekarang masih 119 hari, tapi nanti pada pukul 00.00 WIB saya harus dikelurkan dari rumah sakit," ujar Jhon Kei kepada wartawan di RS Polri, Kramat Jati, Jaktim, Jumat, (6/7/2012).

John mempersilakan dirinya ditangkap jika memang harus ditangkap. Namun dia mengatakan tetap ingin pulang ke rumah. Menurutnya, jika pihak kepolisian ingin menangkapnya, maka harus berdasarkan hukum yang jelas.

"Kalau mereka mau menangkap saya, silakan saja. Rumah saya jelas, alamat saya jelas," tuturnya.

Pantauan detikcom, Jhon Kei masih berada di dalam Ruang Terembesu RS Polri Kramat Jati menunggu dikeluarkan dari rumah sakit. Suasanan agak mencekam karena sekitar 80 orang pendukung setia Jhon Kei telah berada di sana. Mereka mulai berdatangan sejak pukul 21.00 WIB.

Sementara itu, sekitar 100 petugas Brimob sudah berada di lokasi untuk pengamanan dan mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Tampak hadir pula adik kandung Jhon Kei yang juga pengacaranya, Tito Khei yang datang sekitar pukul 23.00 W



Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(rmd/rmd)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
72%
Kontra
28%