Jumat, 06/07/2012 18:14 WIB

123.225 Siswa Lulus Ujian SNMPTN 2012 Jalur Tertulis

Sukma Indah Permana - detikNews
Jakarta - Proses Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) jalur tertulis telah dilaksanakan. Panitia SNMPTN 2012 mengumumkan sebanyak 123.225 siswa dinyatakan lulus seleksi via jalur tertulis.

"Jumlah peserta SNMPTN jalur ujian tertulis yang diterima secara keseluruhan pada Perguruan Tinggi Negeri (PTN) adalah sebanyak 123.225 peserta," ujar Dirjen Dikti Kemendikbud, Djoko Santoso, dalam jumpa pers di Gedung Kemendikbud, Jalan Jenderal Sudirman, Jumat (6/7/2012).

Menurutnya, jumlah peserta yang diterima itu terdiri dari kelompok ujian IPA sebanyak 57.869 siswa, dan kelompok ujian IPS sebanyak 65.356 siswa. Sementara pendaftar SNMPTN secara keseluruhan meningkat 14,39 % dibanding tahun 2011.

"Daya tampungnya direncanakan berjumlah 106.368 siswa. Namun sesuai dengan kebijakan pemerintah, untuk meningkatakan Angka Partisipasi Kasar (APK) maka daya tampung PTN diminta untuk dinaikkan sebesar minimal 10%. Sehingga daya tampung untuk jalur ujian tertulis naik menjadi 123.419 siswa," tuturnya.

Sementara itu, jumlah siswa pendaftar yang mendapat fasilitas program beasisiwa Bidikmisi dari SNMPTN ujian tertulis sebanyak 48.032 siswa. Dari jumlah itu yang dinyataan lulus seleksi sebanyak 13.430 siswa.

"Daya tampung tidak terisi melalui SNMPTN 2012 jalur ujian tertulis sebanyak ada 194 siswa," ucap Djoko.

"Hasil seleksi ujian tertulis/keterampilan SNMPTN 2012 bisa diakses lewat www.snmptn.ac.id mulai pukul 18.00 hari ini di seluruh indonesia," imbuhnya.

Sementara itu pada Mei lalu, panitia telah mengumumkan peserta SNMPTN yang telah lulus melalui jalur undangan. Ada 53.401 siswa dinyatakan lulus seleksi.



Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(vit/vit)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Motor akan Dilarang Melintas di Jalan Protokol Jakarta

Pada Desember 2014 mendatang motor tidak diperbolehkan untuk melintas di Bundaran HI hingga Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Rencananya motor akan dilarang di semua jalan protokol yang ada di Jakarta. Bila Anda setuju dengan kebijakan Pemprov DKI ini, pilih Pro!
Pro
34%
Kontra
66%