Jumat, 06/07/2012 15:31 WIB
Inilah Warung Siomay Ngetop
Warung Siomay Andy yang lebih dikenal dengan Siomay Sewan ini berlokasi di Gang Sewan, Rawakucing, Neglasari, Kota Tangerang. Dari Jalan Raya Rawakucing, lokasinya sekitar 100 meter. Di tempat ini, Yo Ribut bersama sang istri, Liesek Nio (58), dan anak-anaknya mencari rezeki. Beberapa tetangga turut membantu usaha itu. Aktivitas ini berlangsung sejak lama hingga Kamis kemarin. Sebab hari ini, Jumat (6/7/2012) sang pasutri tewas dibunuh.
Tidak mudah memang menemukan lokasi warung ini. Namun bagi yang sudah tahu daerah Kota Tangerang, tentu bukan masalah. Nah, di Gang Sewan itu, keluarga Yo Ribut bukan satu-satunya pedagang siomay. Ada beberapa pedagang siomay lainnya di situ.
Warung Siomay Andy berada satu kompleks dengan rumah pemiliknya. Kedua bangunan ini sama-sama bercat pink. Di warung tersebut, tempat untuk meracik siomay dan tempat para pengunjung menikmati makanan itu terpisah.
Siomay diracik di dalam ruangan. Di ruangan itu terdapat tempat untuk menggiling daging, kompor, piring, tempat kecap, dan tempat untuk mencuci piring.
Bagi pengunjung yang ingin menikmati gurihnya siomay dengan bumbu kacang yang kental dan legit, bisa duduk di kursi semen dan kursi kayu yang telah disediakan. Di tempat itu ada 11 meja yang disiapkan untuk para pengunjung.
Di tempat makan, lantai ruangan adalah keramik lama warna kuning. Tempat itu adalah ruangan beratap, seperti teras. Kipas angin kecil dipasang di salah satu sudut langit-langit. Ada ornamen tulisan China di pintu masuk. Kaca cembung kecil di pasang di ventilasi di luar warung.
Di depan warung terdapat WC dengan cat dinding bercat biru untuk para pengunjung. Tulisan dengan huruf bercat kuning terdapat di dinding luar WC yang berisi informasi operasional warung. "Siomay Andy. Hari Senin tutup, kecuali senin libur buka terus....! Buka jam: 08.00 s/d 19.00 WIB." Sedangkan di sebelah kiri informasi itu terdapat tulisan WC umum dan tanda panah warna kuning.
Warung itu memiliki nomor bangunan 50, sedangkan rumah pemilik warung bernomor 49. Kawat berduri dipasang mengelilingi tembok yang dipasang di sekitar rumah dan warung. Dua pohon ukuran sedang berada di halaman yang telah dipasangi paving block. Halaman itu sanggup menampung sekitar 18 mobil.
Menurut Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Wahyu Widada, pembunuhan pada pasangan suami istri itu terjadi sekitar 04.30 WIB. Menurut Wahyu, korban meninggal akibat luka di kepala dihantam dengan serok yang terbuat dari besi.
Informasi yang dihimpun wartawan, pelaku pembunuhan diduga anak ketiga pasutri ini, Budi Liya Putra. Pria itu lahir pada tahun 1980.
Simak rangkuman aneka berita penting dan menarik sepanjang hari ini di "Reportase Malam" Pukul 0.30 WIB hanya di TransTV
(vit/nrl)
Baca Juga
Twitter Recommendation
-
Harga BBM Naik, Tarif Angkutan DKI Diusulkan Naik 30 %
590 share this. -
Demo Hingga Tengah Malam, Mahasiswa Bentrok dengan Polisi
567 share this. -
Siap-siap! Hari Ini Air PAM di Depok Bakal Mati 4 Jam
531 share this. -
Pertama di Indonesia! Pemakai Diampuni karena Ungkap Mafia Narkoba
497 share this. -
Polri akan Akomodir Polwan yang Ingin Berjilbab
352 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Rabu, 19/06/2013 18:18 WIB
Kemenristek Kelola e-keadilan.com, Menristek: Agar Keadilan Tambah Benar
-
Rabu, 19/06/2013 18:12 WIB
Golkar Bantah Deal Politik dengan Demokrat Soal 'Pasal Lapindo'
-
Rabu, 19/06/2013 18:07 WIB
PKS: PDIP Kecolongan 'Pasal Lapindo' di APBN-P
-
Rabu, 19/06/2013 17:59 WIB
Kasus Luthfi Jadi Materi Ujian SMK, PKS Bogor Siap Lapor ke Polisi
-
Rabu, 19/06/2013 17:58 WIB
Mahfud MD: e-keadilan Bukan untuk Mengganggu Hakim
-
Rabu, 19/06/2013 16:42 WIB
Jokowi Soal Kopaja: Ini Mobil atau Gerobak? Ngeremnya Pakai Doa
-
Rabu, 19/06/2013 17:57 WIB
Kasus Luthfi Jadi Materi Ujian SMK, PKS Bogor Siap Lapor ke Polisi
-
Rabu, 19/06/2013 17:24 WIB
Kasus Luthfi Hasan Ishaaq Muncul di Ujian SMK di Bogor, PKS Protes
-
Rabu, 19/06/2013 17:49 WIB
Antasari Pinjam Ponsel Nasruddin ke Kejati DKI
-
Rabu, 19/06/2013 17:51 WIB
Pemerintah Beri Penghargaan Wanita AS Berusia 101 Tahun Karena Promosikan RI
-
Rabu, 19/06/2013 18:07 WIB
PKS: PDIP Kecolongan 'Pasal Lapindo' di APBN-P
-
Rabu, 19/06/2013 16:55 WIB
Soal Asap, Warga Singapura Sebut Pemerintah Lembek terhadap Indonesia
-
Rabu, 19/06/2013 15:37 WIB
Saat Syekh Tifatul Dipanggil Bro
-
432 Komentar
-
362 Komentar
-
291 Komentar
-
260 Komentar
-
231 Komentar
-
210 Komentar
-
204 Komentar
-
200 Komentar
-
Rabu, 19/06/2013 14:22 WIB
Penerus Mega di PDIP
Effendi Simbolon Buka-bukaan Soal Prospek Politik Prananda dan Puan
Prananda dan Puan Maharani disebut-sebut disiapkan menjadi penerus tahta Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Anak kedua Mega, Prananda (43), diyakini sebagia pembawa ideologi kakeknya, Bung Karno.
ProKontra
Index »
Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019
Pro
Kontra
MustRead
close
-
Rabu, 19/06/2013 15:30 WIB
Mobil Camry Wamen ESDM Terobos Masuk Jalur TransJ di Sudirman
-
Rabu, 19/06/2013 14:25 WIB
Polri akan Akomodir Polwan yang Ingin Berjilbab
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer




_10.gif)





_5.gif)






_4.gif)
Mudik selalu dirindukan bagi setiap perantau. Tak terkecuali bagi Dirjen Perhubungan Darat Soeroyo Alimoeso. Beliau curhat tentang dirinya yang tidak pernah mudik dan susahnya mengatur pemudik.
Giatnya Pemerintah memperjuangkan munculnya regulasi (Peraturan Menteri Perindustrian) tentang Low Cost and Green Car (LCGC) bersama-sama DPR-RI membuktikan bahwa Pemerintah sekarang tidak pro angkutan umum.

