detikcom
Jumat, 06/07/2012 15:08 WIB

Diguncang Kasus Pembunuhan, Tetangga Berharap Siomay Ngetop Tetap Buka

Dhurandara HKP - detikNews
Warung Siomay Andy di Tangerang (Dhuran/ detikcom)
Jakarta - Pasangan suami istri pemilik Siomay Andy ditemukan tewas mengenaskan di kediamannya. Siomay ini sebelumnya sudah dikenal luas oleh masyarakat. Apa yang menyebabkan siomay ini terkenal?

"Siomaynya enak, garing. Ikannya berasa dan enggak lembek. Biasanya siomay kan lembek," ujar Iwa (48), Jumat (6/7/2012) di rumahnya, Sawan, Tangerang.

Iwa yang merupakan istri ketua RT 001/006 ini sebetulnya bukan merupakan warga asli daerah tersebut. Namun ia mengaku sebagai pelanggan setia dari Siomay Andi.

"Harganya Rp 3.000 per siomaynya. Orang dari mana-mana kan juga sudah tahu tentang siomaynya. Terkenal emang," kata Iwa.

Andy tidak hanya sekedar menjual siomay, dia juga menjajakan kentang, tahu, kol, pare, dan telor yang kerap menjadi menu sandingan siomay. Rasanya juga tidak kalah enak.

"Ya biasa, ada siomay, kentang, tahu, kol, pare sama telor. Termasuk minumnya es teh manis, es jeruk. Biasalah," kata Iwa.

Meski pemilik usaha siomay ditemukan tewas, Iwa berharap usaha tersebut tetap berjalan. "Kan sebelumnya anak mantunya yang kerja, ya mudah-mudahan dilanjutin usahanya sama anak-anaknya, tetap buka," jelasnya.

(gah/gah)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS

    PKS melakukan perlawanan ke KPK dengan akan melaporkan penyidik KPK ke Mabes Polri. Menurut konsultan politik Dimas Oky Nugroho dari Akar Rumput Strategic Political Consulting, aksi PKS ini justru akan menjadi bumerang, kehilangan simpati publik. Lebih baik, PKS tak ikut campur dalam kasus Luthfi Hasan Ishaaq. PKS bisa mencontoh partai lainnya bila berhadapan dengan KPK dengan melakukan pembersihan internal. Bila Anda setuju dengan pernyataan Dimas Oky Nugroho, pilih Pro!
    Pro
    46%
    Kontra
    54%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    MustRead close