detikcom
Jumat, 06/07/2012 15:00 WIB

Lucu, Ada Spanduk Cagub Nomor 7: Jangan Pilih Gua, Gua Pasti Korupsi

Prins David Saut - detikNews
Jakarta - Semua pasti sudah tahu cagub dan cawagub DKI Jakarta yang akan bertarung di Pilkada ada 6 pasang. Semua sudah resmi, palu telah diketok KPU DKI. Nah, tapi ini memang di luar yang resmi itu: cagub dan cawagub nomor 7. Hah?!

Spanduk nomor urut 7 ini terpasang di kawasan Semper, Jakarta Utara, Jumat (6/7/2012). Di spanduk itu terpasang foto pasangan Dali Mandali dan Kunto Saktiaji. Entah siapa keduanya, tapi pastinya isi tulisan kampanye di spanduk bakal bikin tertawa.

Misalnya saja, 'Masalah Banjir dan Macet, Loe Pikir Gua Pawang Ujan & Tukang Parkir', atau ada lagi 'Rakyat Miskin Pasti Makin Sengsara, Bodo amat lah...!'.

Spanduk jelas memancing perhatian warga. Apalagi kata-katanya juga seperti menyindir cagub dan cawagub yang ada. 'Jangan Pilih Gua, Gua Pasti Korupsi...!' salah satu kalimat sindiran di spanduk itu.

Seorang warga yang melintas di jalan itu, pasti menengokkan wajahnya, sekadar membaca tulisan di spanduk itu. "Lucu juga itu kampanyenya," tutur Seno, warga yang melintas.

Kira-kira ada yang milih nggak ya?


Seorang polisi diduga bunuh diri dengan cara menembak kepalanya. Simak di "Reportase Malam", pukul 02.08 WIB Hanya di TransTV

(ndr/nrl)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    56%
    Kontra
    44%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000
    MustRead close