Jumat, 06/07/2012 13:41 WIB
Warga yang Menyemut Mulai Tinggalkan Rumah Pedagang Siomay Ngetop
Rumah tersebut berada di Gang Sewan, Rawakucing, Neglasari, Tangerang. Di sebelah rumah berdiri warung siomay yang terkenal kelezatannya itu. Warungnya juga berwarna pink.
Rumah dan warung milik pasangan tua itu terletak sekitar 100 meter dari Jalan Raya Rawakucing. Gang menuju rumah tidak terlalu kecil, masih bisa dilewati mobil.
Halaman rumah dan warung cukup luas. Sekitar 18 mobil bisa parkir di sana. Kursi-kursi panjang terbuat dari kayu diletakkan di tempat beratap tanpa dinding. Spanduk dengan tulisan 'Siomay Andy' terpasang di warung tersebut.
Sejak pagi warga menyemut di rumah yang berukuran cukup besar itu. Namun beranjak siang, seiring polisi satu demi satu meninggalkan lokasi, warga pun ikut mundur. Anjing pelacak yang dibawa polisi juga sudah dibawa. Di lokasi hanya tinggal sekitar 4 polisi yang berjaga.
Informasi yang dihimpun wartawan, pelaku pembunuhan diduga anak ketiga pasutri ini, Budi Liya Putra. Pria itu lahir pada tahun 1980.
Saat polisi datang ke TKP, pria itu bertindak seolah-olah memberi informasi. Namun anjing pelacak selalu mengendus ke arahnya. Petugas pun menaruh kecurigaan bahwa pelakunya adalah pria tersebut. Budi lalu diamankan oleh polisi.
Menurut Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Wahyu Widodo, pembunuhan pada pasangan suami istri itu terjadi sekitar 04.30 WIB. "Dugaannya telah terjadi 365 (pencurian dengan kekerasan) yang mengakibatkan dua orang meninggal dunia," ujar Wahyu Widodo.
Korban bernama Liesek Nio (istri, 58 tahun) dan Yo Ribut (suami, 63 tahun).
Menurut Wahyu, korban meninggal akibat luka di kepala dihantam dengan serok yang terbuat dari besi.
Ikuti berbagai peristiwa hangat yang terjadi hari ini di "Reportase Sore", Pukul 16.30 WIB, Hanya di TRANS TV
(vit/nrl)
Baca Juga
Twitter Recommendation
-
Singapura 'Dikepung' Asap dari Indonesia, Menhut: Kita Terus Berusaha!
479 share this. -
Gantikan Bajaj Butut, Pemprov DKI Siapkan Bajaj Listrik Swedia
301 share this. -
PNS di Ciamis Diciduk Polisi Saat Hisap Ganja
300 share this. -
Langkah Jokowi Batasi Jam Kelab Malam Diapresiasi KPAI
266 share this. -
Tahun Depan PRJ Lebih Baik Diadakan di 5 Kota Madya DKI Jakarta
245 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Kamis, 20/06/2013 12:58 WIB
Foto Close-up Hingga Berjas, Ini Gaya Caleg Artis PAN di Daftar KPU
-
Kamis, 20/06/2013 12:51 WIB
Fathanah Minta Sefti Hadir Mendampingi di Sidang Perdana
-
Kamis, 20/06/2013 12:50 WIB
Bocah 9 Tahun Tewas Tertimbun Longsor di Semarang
-
Kamis, 20/06/2013 12:49 WIB
JK Batal Bersaksi dalam Sidang Antasari di MK
-
Kamis, 20/06/2013 12:46 WIB
Menteri PU: Infrastruktur Jalur Mudik 2013 Dipastikan Lancar
-
Kamis, 20/06/2013 11:52 WIB
Ahok Ganjar Juru Kunci Makam Tubagus Angke Hadiah Umroh
-
Kamis, 20/06/2013 10:55 WIB
Sindiran Kocak Jokowi untuk Metromini dan Kopaja Buluk
-
Kamis, 20/06/2013 12:26 WIB
Respons Meyakinkan Serda Ucok Cs Setelah 2 Jam Berdiri Dengarkan Dakwaan
-
Kamis, 20/06/2013 11:00 WIB
Cerita Salah Jawab Serda Ucok 'Sang Eksekutor' Penyerangan LP
-
Kamis, 20/06/2013 11:09 WIB
Kedatangan Komnas HAM Disoraki Massa Pendukung Kopassus
-
Kamis, 20/06/2013 09:53 WIB
Ini Nih Bangku Taman yang Dipasang Jokowi di Thamrin-Sudirman
-
Kamis, 20/06/2013 11:36 WIB
Bersihkan Bak Penyulingan Air Laut di Ancol, Empat Pekerja Tewas
-
Kamis, 20/06/2013 10:28 WIB
Ini Nama 12 Prajurit Kopassus dan Peran dalam Penyerangan LP
-
434 Komentar
-
356 Komentar
-
223 Komentar
-
201 Komentar
-
195 Komentar
-
193 Komentar
-
183 Komentar
-
178 Komentar
-
Rabu, 19/06/2013 14:22 WIB
Penerus Mega di PDIP
Effendi Simbolon Buka-bukaan Soal Prospek Politik Prananda dan Puan
Prananda dan Puan Maharani disebut-sebut disiapkan menjadi penerus tahta Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Anak kedua Mega, Prananda (43), diyakini sebagia pembawa ideologi kakeknya, Bung Karno.
ProKontra
Index »
Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019
Pro
Kontra
MustRead
close
-
Kamis, 20/06/2013 10:58 WIB
Jokowi Ajak Warga Meriahkan Pesta Malam Muda-mudi 22 Juni
-
Kamis, 20/06/2013 10:55 WIB
Sindiran Kocak Jokowi untuk Metromini dan Kopaja Buluk
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer



_10.gif)










_3.gif)

Mudik selalu dirindukan bagi setiap perantau. Tak terkecuali bagi Dirjen Perhubungan Darat Soeroyo Alimoeso. Beliau curhat tentang dirinya yang tidak pernah mudik dan susahnya mengatur pemudik.
Giatnya Pemerintah memperjuangkan munculnya regulasi (Peraturan Menteri Perindustrian) tentang Low Cost and Green Car (LCGC) bersama-sama DPR-RI membuktikan bahwa Pemerintah sekarang tidak pro angkutan umum.

