detikcom
Jumat, 06/07/2012 13:00 WIB

Pembunuhan Pasutri Pedagang Siomay Ngetop Diduga Bermotif Warisan

E Mei Amelia R - detikNews
Dhurandhara/detikcom
Jakarta - Pelaku pembunuhan pasutri pedagang Siomay Andy yang ngetop dengan nama Siomay Sewan diduga adalah anaknya sendiri. Polisi menduga pembunuhan itu bermotif warisan.

"Motifnya diduga karena warisan. Untuk selengkapnya hubungi Kapolres Tangerang saja," Kasat Resmob Polda Metro Jaya, AKBP Herry Heryawan, yang sedang berada di lokasi, Gang Siomay Sewan, Rawakucing, Neglasari, Tangerang.

Hal itu disampaikan dia saat dihubungi wartawan, Jumat (6/7/2012).

Saat ini petugas masih berada di tempat kejadian perkara untuk mendapatkan barang bukti. Pemeriksaan saksi juga masih dilakukan. "Saat ini masih dikembangkan kasusnya untuk mencari alat bukti, hubungi Kapolres saja," sambung Herry.

Informasi yang dihimpun wartawan, pelakunya diduga bernama bernama Budi Liya Putra. Dia adalah putra pasutri tersebut yang lahir tahun 1980.

Saat polisi datang ke TKP, pria itu bertindak seolah-olah memberi informasi. Namun anjing pelacak selalu mengendus ke arahnya. Petugas pun menaruh kecurigaan bahwa pelakunya adalah pria tersebut. Budi lalu diamankan oleh polisi.

Menurut Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Wahyu Widodo, pembunuhan pada pasangan suami istri itu terjadi sekitar 04.30 WIB. "Dugaannya telah terjadi 365 (pencurian dengan kekerasan) yang mengakibatkan dua orang meninggal dunia," ujar Wahyu Widodo.

Korban bernama Liesek Nio (istri, 58 tahun) dan Yo Ribut (suami, 63 tahun).

Menurut Wahyu, korban meninggal akibat luka di kepala dihantam dengan serok yang terbuat dari besi.



Seorang polisi diduga bunuh diri dengan cara menembak kepalanya. Simak di "Reportase Malam", pukul 02.08 WIB Hanya di TransTV

(vit/nrl)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    56%
    Kontra
    44%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000
    MustRead close