Jumat, 06/07/2012 12:57 WIB
MSF: kondisi pengungsi di Sudan Selatan mengerikan
Organisasi bantuan medis internasional Doctors Without Borders atau Medicins Sans Frontieres, MSF, menyatakan konflik perbatasan menyebabkan pengungsi di Sudan Selatan terjerumus dalam kondisi yang makin mengerikan karena terjangkit penyakit dan kematian.
Akibatnya, demikian keterangan MSF, tempat pengungsian di Jamam, Sudan Selatan, kewalahan menghadapi situasi seperti itu.
Laporan MSF menyebutkan, angka kematian di tempat pengungsian Jaman mencapai sekitar delapan anak-anak meninggal setiap harinya.
Sekitar empat puluh ribu pengungsi di lokasi penampungan Jamam disebutkan terlantar akibat konflik perbatasan antara Sudan dan Sudan Selatan.
Situasi itu makin digambarkan dalam kondisi mengerikan karena banjir melanda tempat penampungan pengungsi yang menyebabkan tempat pembuangan kotoran manusia meluap kemana-mana.
Seperti dilaporkan wartawan BBC Mike Wooldridge, para pengungsi telah tinggal di Jamam semenjak konflik perbatasan pecah pada setahun silam.
Akibat banjir itu, menurut koordinator darurat MSF, tempat pembuangan kotoran di Jamam meluap kemana-mana, yang berdampak pada berjangkitnya diare di kalangan pengungsi.
Badan ini mengatakan, selama dua minggu terakhir, sedikitnya 2500 orang terkena diare, masalah pernapasan, malaria dan kurang gizi.
Hasil survei MSF juga menunjukkan tingkat kematian naik hampir dua kali lipat sehingga mendekati ambang batas kondisi darurat, yang berarti sekitar delapan anak-anak meninggal setiap hari.
MSF menyerukan agar badang pengungsi PBB, UNHCR, melakukan langkah-langkah penyelamatan.
UNHCR sendiri menyatakan telah mencoba memindahkan para pengungsi ke lokasi yang lebih baik, namun akibat kedatangan pengungsi baru serta masalah dana, mengakibatkan upaya itu menghadapi banyak tantangan.
(bbc/bbc)
Akibatnya, demikian keterangan MSF, tempat pengungsian di Jamam, Sudan Selatan, kewalahan menghadapi situasi seperti itu.
Laporan MSF menyebutkan, angka kematian di tempat pengungsian Jaman mencapai sekitar delapan anak-anak meninggal setiap harinya.
Sekitar empat puluh ribu pengungsi di lokasi penampungan Jamam disebutkan terlantar akibat konflik perbatasan antara Sudan dan Sudan Selatan.
Situasi itu makin digambarkan dalam kondisi mengerikan karena banjir melanda tempat penampungan pengungsi yang menyebabkan tempat pembuangan kotoran manusia meluap kemana-mana.
Seperti dilaporkan wartawan BBC Mike Wooldridge, para pengungsi telah tinggal di Jamam semenjak konflik perbatasan pecah pada setahun silam.
Kematian
Sejak awal para pekerja bantuan internasional telah memperingatkan, lokasi pengungsian Jamam semakin kewalahan menampung puluhan ribu pengungsi, akibat bencana banjir menyusul kehadiran musim hujan.Akibat banjir itu, menurut koordinator darurat MSF, tempat pembuangan kotoran di Jamam meluap kemana-mana, yang berdampak pada berjangkitnya diare di kalangan pengungsi.
Badan ini mengatakan, selama dua minggu terakhir, sedikitnya 2500 orang terkena diare, masalah pernapasan, malaria dan kurang gizi.
Hasil survei MSF juga menunjukkan tingkat kematian naik hampir dua kali lipat sehingga mendekati ambang batas kondisi darurat, yang berarti sekitar delapan anak-anak meninggal setiap hari.
MSF menyerukan agar badang pengungsi PBB, UNHCR, melakukan langkah-langkah penyelamatan.
UNHCR sendiri menyatakan telah mencoba memindahkan para pengungsi ke lokasi yang lebih baik, namun akibat kedatangan pengungsi baru serta masalah dana, mengakibatkan upaya itu menghadapi banyak tantangan.
(bbc/bbc)
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Kamis, 23/05/2013 16:16 WIB
Malaysia ciduk aktivis dan politikus oposisi
-
Kamis, 23/05/2013 13:54 WIB
Seniman dan Pembangkang Cina Rilis Lagu Antipemerintah
-
Kamis, 23/05/2013 13:42 WIB
Pesawat Tenaga Surya 'Solar Impulse' Terbang Keliling AS
-
Kamis, 23/05/2013 13:40 WIB
Korban serangan di London anggota militer
-
Kamis, 23/05/2013 13:33 WIB
Negara Dunia Enggan Intervensi Suriah, Amnesty Kecam Tidak Peduli
-
Kamis, 23/05/2013 18:00 WIB
24 Sekolah Siswanya 100 Persen Tidak Lulus UN
-
Kamis, 23/05/2013 18:45 WIB
Petugas BNN Menyamar Jadi Penyewa PS Sebelum Tangkap Bripka Abdul
-
Kamis, 23/05/2013 18:26 WIB
Ni Adek Vani Menjadi Lulusan Terbaik UN SMA 2013
-
Kamis, 23/05/2013 18:24 WIB
Diiming-imingi Martabak Super, Kegadisan Siswi SMP Direnggut Siswanto
-
Kamis, 23/05/2013 17:04 WIB
Hasil UN SMA, 99,48 % Siswa di Indonesia Mulus Lulus
-
Kamis, 23/05/2013 18:35 WIB
Jokowi: Lahan Mulai Diukur, Stadion BMW Dibangun Tahun Ini
-
Kamis, 23/05/2013 16:54 WIB
Satpam yang Sebut Darin Panggil Luthfi 'Papa' Diancam Orang Tak Dikenal
-
Kamis, 23/05/2013 18:12 WIB
PM Inggris Sebut Pembunuhan Tentara Sebagai Pengkhianatan Atas Islam
-
574 Komentar
-
363 Komentar
-
229 Komentar
-
217 Komentar
-
216 Komentar
-
211 Komentar
-
162 Komentar
-
147 Komentar
-
Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
ProKontra
Index »
Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal
Pro
Kontra
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,844.000
- Rp .000
MustRead
close
-
Kamis, 23/05/2013 15:50 WIB
Darin Diperkirakan Dinikahi Luthfi Saat Umur 18 Tahun
-
Kamis, 23/05/2013 15:46 WIB
Jika Dipanggil KPK Lagi, Darin Tetap Tak Mau Datang
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer

.gif)
Made Tantrawan (21), mahasiswa Fakultas MIPA UGM memiliki catatan prestasi yang luar biasa. Ia menjadi langganan juara olimpiade internasional dan kini lulus dengan sempurna. Apa resepnya?
Perlawanan para koruptor memang bervariasi. Sejak pertama kali pemberantasan korupsi dilakukan pada permulaan revolusi di Indonesia, tahun 1957, perlawanan sudah terjadi. Perlawanan para koruptor sudah merupakan hukum besi. Hukum perlawanan adalah hukum kemestian.
