Jumat, 06/07/2012 12:54 WIB

Tiba di Bandara Mutiara Palu, Bupati Buol Diborgol

Mahfudz Jufri - detikNews
Kapolres Tolitoli AKBP Rudi Mulianto dan Bupati Buol Amran Batalipu (mahfudz jufri/detikcom)
Palu - Bupati Buol Amran Batalipu tiba di Bandara Mutiara Palu, Sulawesi Tengah, Jumat ( 06/07/2012) sekitar pukul 11.45 WITA. Ia dibawa petugas Komisi Pemberantasan Korupsi dengan tangan tangan terborgol.

Amran dibawa dari Buol menuju Tolitoli, lalu diterbangkan ke Palu. Di Tolitoli, ia sempat dibawa ke kantor Polres setempat.

Amran terlihat memakai kaos berwarna krem dengan kerah V dan celana panjang berwarna coklat muda. Sebelumnya, di Polres Tolitoli ia cuma mengenakan sarung dan kaos.

Saat tiba, Amran langsung dibawa ke ruangan Very Important Person (VIP) Bandar Udara Mutiara. Jumat sore ini Amran akan diterbangkan ke Jakarta dengan menggunakan pesawat Lion Air.

Belum ada keterangan resmi dari tim KPK yang menangkap Amran. Pihak keluarga, Is Baculu, menyayangkan cara penangkapan yang dilakukan oleh KPK mengingat Amran adalah seorang pejabat daerah.

Ketua DPD II Partai Golkar Buol ini ditangkap pada Jumat (6/7/2012) sekitar pukul 04.00 WITA di kediaman pribadi di Kelurahan Leok I, Kecamatan Biau, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah. Ia diduga terlibat menerima suap dari PT Citra Cakra Murdaya, anak perusahaan PT Hardaya Inti Plantation milik pengusaha nasional Hartati Murdaya. Penyuapan dilakukan direksi terkait permintaan pembebasan lahan di luar Hak Guna Usaha PT CCM seluas tidak kurang dari 4.486 hektar. Atas kasus ini pula, Hartati Murdaya dicegah ke luar negeri oleh KPK.

(try/nrl)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    67%
    Kontra
    33%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel