Jumat, 06/07/2012 11:43 WIB
Laporan dari Moskow
Halo.. Nama Saya Lisa, Saya Mariana dan Saya Marina
Arifin Asydhad/detikcom
Lisa adalah warga Rusia. Dia merupakan salah satu dari banyak warga Rusia yang sangat fasih berbicara bahasa Indonesia. Lisa saat ini menjadi staf lokal di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Moskow, Rusia.
Selain Lisa, sejumlah perempuan warga Rusia juga bekerja sebagai staf lokal di KBRI Moskow. Di antara mereka ada perempuan berambut pirang juga bernama Mariana, ada juga yang bernama Marina. Selain menguasai bahasa Indonesia yang baik dan benar, para perempuan ini memang memiliki wajah yang cantik dan sangat ramah.
Dari mana para perempuan ini bisa berbahasa Indonesia? Ternyata mereka mempelajari bahasa Indonesia di universitas-universitas di Rusia. Di beberapa universitas, memang ada semacam program studi tentang Asia, salah satunya tentang Indonesia.
"Mereka lulusan dari universitas di sini. Di sini beberapa universitas ada yang mempelajari bahasa Indonesia. Ini merupakan salah satu bentuk kedekatan Rusia dengan Indonesia," kata Dubes RI untuk Rusia, Djauhari Oratmangun saat ditemui di Moskow, Kamis (6/7/2012).
Adanya program studi yang mempelajari bahasa Indonesia di universitas-universitas di Rusia, menurut Djauhari, sangat mendukung tugas-tugas KBRI. Selain mempekerjakan para lulusan universitas tersebut, KBRI juga membuka kesempatan magang kepada para mahasiswi yang mempelajari bahasa Indonesia. Penerjemah sangat penting di Rusia, karena kegiatan-kegiatan resmi kenegaraan dan pemerintahan lebih banyak menggunakan bahasa Rusia.
"Mereka (para lulusan universitas Rusia yang mempelajari bahasa Indonesia) sangat membantu saat ada menteri dan pejabat-pejabat yang datang ke Rusia untuk meningkatkan hubungan bilateral. Mereka menjadi penerjemah yang sangat efektif," kata Djauhari.
Rasa Indonesia di Rusia memang tidak hanya terlihat dari beberapa mahasiswa dan mahasiswi Rusia dalam memahami bahasa Indonesia. "Di Rusia ini, ada juga pemain band yang sangat senang Indonesia. Bahkan band-nya dinamakan 'Indonesia'.
"Beberapa hari lalu band ini tampil saat pertemuan KTT APEC tingkat menteri," ujar Djauhari.
Simak rangkuman aneka berita penting dan menarik sepanjang hari ini di "Reportase Malam" Pukul 0.30 WIB hanya di TransTV
(asy/mad)
Baca Juga
Twitter Recommendation
-
Jokowi Soal Kopaja: Ini Mobil atau Gerobak? Ngeremnya Pakai Doa
1,249 share this. -
Protes Harga BBM, Mahasiswa Semarang Buka Posko dan Mogok Makan 4 Hari
1,016 share this. -
Mahasiswa Mercu Buana Demo BBM di Meruya, Lalin Macet
602 share this. -
Harga BBM Naik, Tarif Angkutan DKI Diusulkan Naik 30 %
592 share this. -
Demo Hingga Tengah Malam, Mahasiswa Bentrok dengan Polisi
568 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Rabu, 19/06/2013 21:17 WIB
Canda SBY untuk Para Capres 2014
-
Rabu, 19/06/2013 21:13 WIB
Di Kasus Pencucian Uang, KPK akan Miskinkan Nazaruddin
-
Rabu, 19/06/2013 20:56 WIB
Hakim Bacakan Vonis untuk 2 Direktur PT Indoguna Utama 1 Juli Mendatang
-
Rabu, 19/06/2013 20:55 WIB
Seorang Anak Tewas Tertimbun Longsor di Sumut
-
Rabu, 19/06/2013 20:48 WIB
Pak Jokowi, Penjaga Pintu Air Belum Terima Gaji 3 Bulan
-
Rabu, 19/06/2013 20:45 WIB
Pak Jokowi, Penjaga Pintu Air Belum Terima Gaji 3 Bulan
-
Rabu, 19/06/2013 19:54 WIB
Menko Kesra: Kabut Asap Singapura Bukan Hanya dari Indonesia
-
Rabu, 19/06/2013 20:04 WIB
Urai Macet, Pemprov Wajibkan Pedagang Pasar Tanah Abang Ber-KTP Jakarta
-
Rabu, 19/06/2013 18:42 WIB
Camry Wamen ESDM Masuk Jalur TransJ, Ini Kata Polda Metro
-
Rabu, 19/06/2013 18:51 WIB
Kata Busyro Soal Indikasi Nazar Jalankan Bisnis dari Penjara
-
Rabu, 19/06/2013 21:23 WIB
Ini Kata Ical Soal 'Pasal Lapindo' di APBN-P 2013
-
Rabu, 19/06/2013 20:47 WIB
CT, Anis Baswedan dan Johan Budi Terima Penghargaan dari Rakyat Merdeka
-
Rabu, 19/06/2013 20:38 WIB
Tolak Kenaikan BBM, Mahasiswa Sandera Mobil Plat Merah di Yogyakarta
-
435 Komentar
-
363 Komentar
-
291 Komentar
-
260 Komentar
-
231 Komentar
-
210 Komentar
-
206 Komentar
-
201 Komentar
-
Rabu, 19/06/2013 14:22 WIB
Penerus Mega di PDIP
Effendi Simbolon Buka-bukaan Soal Prospek Politik Prananda dan Puan
Prananda dan Puan Maharani disebut-sebut disiapkan menjadi penerus tahta Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Anak kedua Mega, Prananda (43), diyakini sebagia pembawa ideologi kakeknya, Bung Karno.
ProKontra
Index »
Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019
Pro
Kontra
MustRead
close
-
Rabu, 19/06/2013 15:57 WIB
Blusukan Cek Masalah, Jokowi Berani Diadu dengan Para Kadis
-
Rabu, 19/06/2013 15:37 WIB
Saat Syekh Tifatul Dipanggil Bro
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer




_10.gif)





_5.gif)






_4.gif)
Mudik selalu dirindukan bagi setiap perantau. Tak terkecuali bagi Dirjen Perhubungan Darat Soeroyo Alimoeso. Beliau curhat tentang dirinya yang tidak pernah mudik dan susahnya mengatur pemudik.
Giatnya Pemerintah memperjuangkan munculnya regulasi (Peraturan Menteri Perindustrian) tentang Low Cost and Green Car (LCGC) bersama-sama DPR-RI membuktikan bahwa Pemerintah sekarang tidak pro angkutan umum.

