detikcom
Jumat, 06/07/2012 11:31 WIB

Anggota DPR: Rakyat Menerima dengan Senang Hati Alquran Kemenag

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Jakarta - Setiap anggota Komisi VIII DPR menerima 504 eksemplar Alquran Kemenag. Beberapa anggota dewan telah membagikan ke konstituennya dan diterima dengan senang hati.

"Saya membagikan di daerah terpencil, mereka sangat bersyukur. Alhamdulilah, pemerintah memberikan perhatian seperti ini,"kata mantan anggota Komisi VIII DPR dari FPAN yang baru saja dipindah ke Komisi IV, Dewi Coryati, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (6/7/2012).

Dewi melihat masyarakat senang. Bagi dia, tak ada yang salah dengan Alquran tersebut. Masyarakat juga tidak mempertanyakan macam-macam soal pengadaannya.

"Semuanya menerima dengan senang hati kok. Semua bersyukur," ujarnya.

Hal senada disampaikan oleh anggota Komisi VIII DPR dari PD Muhammad Baghowi. Ia mengatakan tak ada yang salah kalau Alquran jatah Kemenag sudah dibagikan ke konstituen.

"Alqurannya itu halal, yang salah mekanisme pengadannya di Kemenag," katanya.

(van/aan)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS

    PKS melakukan perlawanan ke KPK dengan akan melaporkan penyidik KPK ke Mabes Polri. Menurut konsultan politik Dimas Oky Nugroho dari Akar Rumput Strategic Political Consulting, aksi PKS ini justru akan menjadi bumerang, kehilangan simpati publik. Lebih baik, PKS tak ikut campur dalam kasus Luthfi Hasan Ishaaq. PKS bisa mencontoh partai lainnya bila berhadapan dengan KPK dengan melakukan pembersihan internal. Bila Anda setuju dengan pernyataan Dimas Oky Nugroho, pilih Pro!
    Pro
    46%
    Kontra
    54%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    MustRead close