Jumat, 06/07/2012 11:31 WIB

Ibu & Adiknya Bunuh Diri, Bocah Trisna Diserahkan ke Kemensos

Rafik Maeilana - detikNews
Muhtar Krisna alias Trisna (rafik maeilana/detikcom)
Bogor - Muhtar Krisna alias Trisna (sebelumnya ditulis Tisna), yang kini sebatang kara karena ibu dan adiknya tewas bunuh diri, diserahkan ke Kementerian Sosial. Bocah berusia 6 tahun asal Serang itu diharapkan mendapatkan kehidupan yang lebih layak.

Kepolisian menjemput Trisna di Kampung Exodan RT 15 RW 05, Desa Curug Goong, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, Jumat (6/7/2012).

"Kita akan menyerahkannya ke pemerintah, dalam hal ini Kemensos sebagai pihak yang berwenang," kata Kapolsek Bogor Tengah AKP Victor Gatot kepada detikcom, Jumat (06/07/2012).

Trisna didampingi kakek kandungnya, Makri (60), saat dijemput polisi. Ketika ditanya, ia menjawab dengan polos. "Enakan di rumah, banyak teman main," tuturnya.

Sementara Makri tidak banyak berkomentar soal rencana membawa Trisna ke Kemensos. Meski merasa masih mampu menghidupi dan menyekolahkan Trisna, keluarga hanya bisa pasrah.

"Inginnya sih dirawat di rumah, tapi kami ikut prosedur dulu saja," jelas Makri.

Trisna adalah anak ketiga dari 4 bersaudara. Ibunya, Markiah, dan adiknya yang berusia 3 tahun tewas dengan terjun ke Sungai Cisadane Bogor di dan disaksikan dengan mata kepalanya sendiri. Ayahnya telah meninggal 2 tahun lalu. Kedua saudaranya yang lain berada di Serang di kediaman kakek Trisna, Makri.



Per-1 Juni, PT.KAI Commuter Jabodetabek berlakukan tarif progresif. Selengkapnya di "Reportase Malam", pukul 02.52 WIB, hanya di Trans TV.

(try/nrl)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    60%
    Kontra
    40%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel