Detik.com News
Detik.com
Jumat, 06/07/2012 10:23 WIB

Polisi Olah TKP Lokasi Pembunuhan Pedagang Siomay Sewan

Nala Edwin - detikNews
Jakarta - Polisi masih menyelidiki kasus pembunuhan pasangan suami istri pedagang siomay Sewan -- yang populer di kalangan pecinta kuliner -- di Rawakucing, Neglasari, Tangerang. Sejumlah saksi juga akan dimintai keterangan.

"Petugas masih di lokasi dan melakukan olah TKP di lokasi pembunuhan," ujar Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Wahyu Widodo, kepada detikcom, Jumat (6/7/2012).

Wahyu mengatakan, polisi juga akan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang mengetahui peristiwa yang diperkirakan terjadi pukul 04.30 WIB.

"Ini masih diselidiki," katanya.

Widodo menuturkan, korban meninggal akibat luka di kepala dihantam dengan serok yang terbuat dari besi. Pasangan suami istri adalah Liesek Nio (58) dan suaminya Yo Ribut (63).



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(nal/nrl)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Segera Revisi PP Ganti Rugi Salah Tangkap Rp 1 Juta!

Ganti rugi Rp 1 juta bagi korban salah tangkap dinilai sudah tidak layak lagi. Ahli pidana UII Dr Mudzakkir mengatakan PP No 27 Tahun 1983 memuat ketentuan yang sudah tidak sesuai lagi dengan keadaan sekarang. Untuk itu, Dr Mudzakkir mengusulkan PP itu harus diubah dan memasukkan ganti rugi sesuai dengan kurs terkini. Bila Anda setuju dengan usulan Dr Mudzakkir, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%