detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 15:48 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Jumat, 06/07/2012 10:23 WIB

Polisi Olah TKP Lokasi Pembunuhan Pedagang Siomay Sewan

Nala Edwin - detikNews
Jakarta - Polisi masih menyelidiki kasus pembunuhan pasangan suami istri pedagang siomay Sewan -- yang populer di kalangan pecinta kuliner -- di Rawakucing, Neglasari, Tangerang. Sejumlah saksi juga akan dimintai keterangan.

"Petugas masih di lokasi dan melakukan olah TKP di lokasi pembunuhan," ujar Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Wahyu Widodo, kepada detikcom, Jumat (6/7/2012).

Wahyu mengatakan, polisi juga akan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang mengetahui peristiwa yang diperkirakan terjadi pukul 04.30 WIB.

"Ini masih diselidiki," katanya.

Widodo menuturkan, korban meninggal akibat luka di kepala dihantam dengan serok yang terbuat dari besi. Pasangan suami istri adalah Liesek Nio (58) dan suaminya Yo Ribut (63).



Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(nal/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%