detikcom
Jumat, 06/07/2012 07:21 WIB

KPK Tangkap Bupati Buol

Mega Putra Ratya - detikNews
Jakarta - KPK menangkap Bupati Buol Amran Batalipu. Amran ditangkap terkait kasus dugaan suap lahan sawit dari PT Hardaya Inti Plantation.

Sayangnya pihak KPK yang dikonfirmasi detikcom, Jumat (6/7/2012) belum bisa memberikan keterangan soal penangkapan yang dilakukan pagi ini.

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto yang dimintai tanggapan hanya menyatakan masih akan melakukan pengecekan. Hal senada juga disampaikan juru bicara KPK Johan Budi.

"KPK belum bisa mengkonfirmasi info tersebut, tapi pada saat dan waktu yang tepat KPK akan beritahukan kepada publik info yang berkembang itu melalui media sebagai bentuk integritas dan akuntabilitas publik," tutur Bambang.

Penangkapan itu, kabarnya dilakukan penyidik KPK dengan bantuan Brimob Polda Sulteng.

Diketahui, terkait dugaan suap Bupati Buol ini, KPK sebelumnya menangkap dua petinggi PT Hardaya Inti Plantation, yaitu Yani Anshori dan Gondo Sudjono.

Kedua petinggi Hardaya itu diduga menyuap Amran terkait izin lahan sawit. KPK juga sudah berupaya menangkap Amran di Buol pada 26 Juni 2012 lalu, tetapi Amran lolos, setelah pendukungnya hampir mencederai penyidik KPK.



Jokowi Tak Beri Restu, KK Dheeraj Nekat Putar Film Jokowi. Saksikan Cerita Lengkapnya di "Reportase Siang" hari ini, mulai pukul 10.37 WIB Hanya di Transtv

(mpr/mad)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    59%
    Kontra
    41%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000